Badan Lemas? Yuk Lakukan 4 Olahraga ini

Selasa, 06 Maret 2018 – 04:50 WIB
Badan lemas (ilustrasi). Foto: Volodymyr-Melnyk/123rf

jpnn.com - Badan lemas merupakan salah satu keluhan dapat dialami oleh setiap orang.

Umumnya rasa lemas muncul ketika energi di dalam tubuh seseorang telah digunakan untuk beraktivitas sehari-hari, seperti aktivitas belajar pada anak sekolah, aktivitas bekerja pada karyawan, dan masih banyak lagi beragam aktivitas yang dapat menyedot energi.

BACA JUGA: Baru 12 Puskesmas Terakreditasi

Rasa lemas juga bisa menjadi gejala suatu penyakit tertentu, yang perlu diketahui penyebab yang mendasarinya.

Faktanya, rasa lemas yang timbul juga dipengaruhi oleh faktor kurang istirahat atau tidur, masalah psikologis seperti cemas atau depresi, hingga kurang berolahraga. Ketika badan sudah terasa lemas, maka bisa memengaruhi produktivitas seseorang. Karena itu, Anda bisa menyiasatinya dengan melakukan beberapa upaya, salah satunya berolahraga.

BACA JUGA: Tiga Penyebab Pria Lebih Mudah Kena Serangan Jantung

Untuk meningkatkan stamina pada tubuh, Anda perlu melakukan olahraga yang bisa menaikkan ketahanan dan otot tubuh. Berikut ini beberapa latihan fisik yang dapat membantu Anda mengatasi rasa lemas:

1. High-Intensity Interval Training (HIIT).

BACA JUGA: Susu Kental Manis Tak Layak Dikonsumsi Anak

HIIT merupakan jenis olahraga yang mengombinasikan latihan intensitas tinggi dan intensitas rendah diselingi dengan waktu istirahat. Contohnya, untuk tingkat pemula HIIT dapat dimulai dari durasi 7 menit dengan pemanasan selama 1 menit meliputi jumping jack 20 detik, lari di tempat 20 detik, skipping 20 detik, dan stretching 10 detik untuk masing-masing otot.

Setelah pemanasan, Anda boleh masuk ke sesi interval HIIT. Beberapa gerakan yang bisa dilakukan adalah push-up, burpees, sit-up, squat, dengan durasi masing-masing 20 detik. Beristirahatlah selama 30 detik dan Anda boleh mengulangi sesi tadi hingga empat atau lima kali tergantung ketahanan tubuh. Jangan lupa tutup dengan stretching lagi untuk pendinginan. Olahraga HIIT ini dipercaya bisa meningkatkan ketahanan tubuh, baik secara aerobik maupun anaerobik.

2. Angkat beban.

Angkat beban merupakan jenis olahraga yang pada umumnya bersifat anaerobik. Latihan ini tidak hanya meningkatkan kekuatan tubuh Anda, tetapi juga menambah stamina otot. Untuk mendapatkan efek tersebut, Anda perlu mengangkat beban yang cukup berat yang dapat menimbulkan efek kelelahan pada otot Anda. Hal tersebut bisa dilakukan dalam 8–15 repetisi.

Lakukan olahraga angkat beban minimal dua hari dalam seminggu. Selain itu, pastikan saat angkat beban, Anda menggunakan otot utama pada tubuh, seperti otot bahu, dada, perut, punggung, dan lengan.

3. Circuit training.

Circuit training merupakan jenis olahraga yang mengombinasikan latihan aerobik dengan kekuatan. Latihan ini menggunakan konsep yang serupa dengan HIIT, yakni akan membakar energi lebih banyak meskipun olahraga sudah selesai dilakukan atau dalam kondisi istirahat.

Circuit training dilakukan dalam waktu yang singkat dan dibagi menjadi beberapa pos dengan gerakan-gerakan berbeda. Gerakan latihan ini dapat menggunakan alat maupun tidak, disesuaikan dengan tujuan Anda. Berikut contoh latihan yang bisa Anda coba.

Pos 1: Lompat tali selama 20 detik.

Pos 2: Berlari bolak-balik dengan jarak 3 meter, sebanyak 8 kali.

Pos 3: Sit-up, sebanyak 10 kali.

Pos 4: Push-up, sebanyak 10 kali.

Pos 5: Back-up, sebanyak 15 kali.

Anda bisa menyesuaikan jenis latihan yang ingin dilakukan pada setiap pos, baik durasi serta repetisi gerakannya. Berpindahlah dari satu pos ke pos lain tanpa istirahat. Lakukan olahraga ini setidaknya dua kali seminggu.

4. Aerobik.

Aerobik diartikan sebagai olahraga yang memerlukan banyak oksigen dan melibatkan banyak otot besar sehingga bisa memacu kerja jantung. Untuk meningkatkan ketahanan tubuh, Anda dapat melakukan olahraga aerobik seperti berjalan, joging, bersepeda, ataupun berenang. Anda bisa mulai berolahraga selama 30 menit dan terus menambah durasi serta jarak sesuai kemampuan. Lakukan setidaknya tiga hari dalam seminggu.

Demikian beberapa jenis olahraga yang dapat membantu Anda mengatasi badan lemas. Bila Anda sudah berolahraga, istirahat cukup, dan menjaga pola makan, tetapi masih ada rasa lemas yang kian mengganggu, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui apakah ada masalah kesehatan lain yang mendasarinya.(RS/RVS/klikdokter)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ketahui Bahaya Pemanis Buatan bagi Kesehatan


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Olahraga   Lemas   kesehatan   penyakit  

Terpopuler