Bagi-bagi Sembako Jokowi Berujung Kerumunan, Fauzi: Mengonfirmasi Julukan King of Lip Service

Rabu, 11 Agustus 2021 – 15:05 WIB
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memantau pembagian sembako dari dalam mobil di Terminal Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/9/2021). Foto: (ANTARA/Walda)

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Departemen Politik DPP PKS Nabil Ahmad Fauzi mengkritisi langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membagikan sembako di Terminal Grogol, Jakarta Barat, Selasa (10/8) kemarin. 

Kegiatan tersebut diketahui memunculkan kerumunan masyarakat yang seharusnya tidak terjadi di dalam upaya menanggulangi pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Sebut Jokowi King of Lip Service, Pengurus BEM UI Langsung Disejajarkan dengan 2 Tokoh Senior Ini

Menurut Fauzi, langkah pembagian sembako yang memunculkan kerumunan menegaskan julukan King of Lip Service terhadap Jokowi.

Sebab, kata Dosen Universitas Mercu Buana itu, Jokowi selalu mengingatkan publik untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang satu di antaranya menjaga jarak.

BACA JUGA: Presiden Sampaikan Kabar Kurang Menyenangkan, Semua Diminta Waspada

"Bagi kami, aksi Presiden Jokowi ini seolah mengkonfirmasi kebenaran dari julukan King of Lip Service yang beberapa waktu lalu diberikan oleh BEM UI," tutur Fauzi melalui layanan pesan, Rabu (11/8).

Eks Tenaga Ahli DPRD Tangerang Selatan itu berharap Jokowi mau menyudahi kegiatan seremonial yang ujungnya tidak bermanfaat bagi penanganan pandemi di tanah air.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Percaya Pertamina Bisa Jaga Keberlanjutan Blok Rokan

Menurut dia, rakyat saat ini hanya memerlukan sosok pemimpin yang memberi keteladanan berbagai terobosan kebijakan yang mampu membawa Indonesia keluar dari krisis pandemi. 

"Terutamanya, memulihkan kembali aspek kesehatan dan ekonomi masyarakat," ujar Fauzi.

Menurut dia, tingkat kepercayaan publik ke Jokowi akan turun drastis jika terus melakukan tindakan yang berbenturan dengan upaya penanggulangan pandemi.

Hal itu akan berujung kepada sulitnya penanganan pandemi di tanah air.

"Belum lama survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukan tingkat kepercayaan publik kepada Presiden Joko Widodo dalam menangani pandemi Covid-19 telah mencapai titik terendah selama empat bulan terakhir. Sudah alarm merah, karena sudah di bawah 50 persen," pungkas dia. (ast/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur : Elvi Robia
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler