Bagi Warga yang Mengeluh Jakarta Macet, Ini Jawaban dari Anies Baswedan

Selasa, 03 Desember 2019 – 23:12 WIB
Proyek di jalan bikin Jakarta macet dan warga salahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto : Natalia Laurens/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan kemacetan Jakarta di beberapa ruas jalan karena pembangunan adalah proses penumbuhan "kesakitan" atau derita yang harus dilalui.

Anies yang ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta mengatakan setiap pembangunan memiliki fase untuk menunggu dan mengalami dampak yang negatif seperti macet.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Anies Baswedan Salah Sebut Jumlah Massa Reuni 212 dan Jokowi yang Merasa Dijerumuskan

"Sebetulnya begini soal bahwa sebuah kawasan mengalami kemacetan karena proses pembangunan itu proses growing pain. Yang namanya juga tumbuh pasti Ada fase dimana itu Karena ada kegiatan pembangunan," kata Anies ketika ditanya soal kemacetan yang terjadi di kawasan Kemang dan Kuningan, Jakarta Selatan.

Anies percaya setiap pembangunan akan melewati fase 'sakit', tetapi nantinya berbuah manis saat pengerjaan selesai dilakukan. 

BACA JUGA: Wahyu Dewanto Minta Anies Baswedan Keluarkan Pergub Seniman di TIM

Dia optimistis kawasan Kuningan dan kawasan Kemang akan menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat di Ibu Kota usai pembangunan dilaksanakan.

"Tapi sesudah pembangunan itu selesai maka Insyaallah itu akan jadi tempat yang leluasa. Tempat yang nyaman untuk kegiatan. Begitu Juga nanti juga dengan Kuningan," sambungnya.

BACA JUGA: Anies Datang ke Reuni 212 Pakai Seragam Dinas, Kemendagri Bilang Begini

Selain itu, Anies juga menyinggung kemacetan Jakarta terutama di Kuningan karena pembangunan proyek LRT Jabodetabek. Anies mengakui bahwa kemacetan terjadi karena pengerjaan di dasar.

Namun, Anies memastikan bahwa kemacetan akan berkurang saat pengerjaan trase mulai dilakukan di atas.

"Kuningan saat ini sedang dalam proses finalisasi LRT. Nanti ketika kegiatan di tanah sudah selesai tapi kegiatannya lebih banyak di-elevated maka trotoar akan segera dikerjakan," ujar dia.

"Sehingga trotoar tersebut dikerjakan karena orang sudah mulai bekerja di atas. Pemasangan relnya, pemasangan sinyal sudah di tidak ada lagi pekerjaan yang bawah," ucap Anies.

Anies mengatakan bahwa proyek ini sudah dikoordinasikan dengan pihak pemerintah pusat serta menegaskan bahwa porsi DKI dalam proyek ini adalah dalam pengerjaan trase bagi pejalan kaki.

"Saya komunikasi intensif dengan pak Menteri PUPR, khusus tentang ini. Karena pengerjaannya akan dilakukan oleh kontraktor yang membangun LRT. Tetapi, rancangannya dan kemudian trase-nya DKI yang menentukan, jadi untuk pejalan kaki," pungkas Anies Baswedan. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler