Bahas Kompetisi Baru Temui Wakil Presiden FIFA

Sabtu, 30 Juli 2011 – 10:42 WIB
Ketum PSSI Djohar Arifin. Foto: Dok.JPNN

JAKARTA - PSSI benar-benar kebingungan menentukan format kompetisi baru musim depanIni karena ada keinginan dari sebagian pihak yang berada dibalik terpilihnya Djohar Arifin - Farid Rahman sebagai Ketum dan Waketum PSSI 2011-2015 untuk "mengawinkan" Liga Primer Indonesia (LPI) dengan Indonesia Super League (ISL)

BACA JUGA: AFA Tunjuk Sabella Gantikan Batista



Tapi keinginan itu mendapat perlawanan dari klub-klub anggota PSSI, terutama klub ISL dan Divisi Utama
Sebab mayoritas klub LPI belum terdaftar sebagai anggota PSSI

BACA JUGA: Kontrak Pemain Berakhir Besok



Nah, untuk mencari solusi terbaik kemarin Ketum PSSI Djohar Arifin, Waketum Farid Rahman, dan Sekjen Tri Goestoro terbang ke kantor AFC di Kuala Lumpur
PSSI akan menghadap acting Presiden AFC Zhang Jilong dan Wakil Presiden FIFA dari Asia Prince Ali Bin Al Hussin

BACA JUGA: Cari Pelatih, Tawari Pemain



"Kita akan membicarakan soal LPI dengan AFC dan FIFA," kata Tri Goestoro, Sekjen PSSI di kantornya kemarin malam"Banyak agenda lainnya yang juga akan kita bicarakan dalam pertemuan itu," lanjutnya

Tri Goestoro menyatakan sebelumnya AFC sudah menyarankan agar PSSI mengundang semua klub professional untak "mencari format kompetisi terbaik musim depanPertemuan akan dilakukan pada pecan pertama Agustus dengan menghadirkan perwakilan AFC dan FIFA

Semula pertemuan yang berbentuk workshop itu akan mengundang klub-klub ISL, Divisi Utama dan LPITapi kemarin malam Tri Goestoro menegaskan jika hanya klub ISL dan Divisi Utama saja yang akan diundang"Klub-klub LPI tidak akan diundang dalam workshop tersebut," jelas Tri

Pernyataan Sekjen PSSI bisa menjadi sinyal bahwa umur LPI tidak akan lami lagi"Kita tidak mau berpolemik dan berkeperpihakan soal LPIKita akan lakukan apapun yang diinstruksikan AFC," papar Tri Goestoro(ali)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Fans Atletico Bakar Kostum Aguero


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler