Bahaya! Begini Akibat Konsumsi Parasetamol Berlebihan

Selasa, 05 Oktober 2021 – 18:33 WIB
Obat-Obatan. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Peneliti di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Etty Riani mengungkapkan bahaya penggunaan parasetamol secara berlebihan.

Parasetamol, kata Etty, memang menjadi andalan masyarakat karena dianggap bisa menghilangkan demam secara instan.

BACA JUGA: Seberapa Amankah Paracetamol bagi Anak-Anak?

Tak hanya itu, parasetamol juga mudah ditemukan di warung-warung terdekat. Penggunaan parasetamol pun menjadi tidak terkontrol.

Menurut Etty, penggunaan parasetamol secara berlebihan bisa mengganggu metabolisme tubuh.

BACA JUGA: Sekjen PDIP: Paracetamol Saja Kita Masih Impor, Padahal Mampu Berdikari

Sebab, parasetamol yang dikonsumsi manusia akan dicerna di usus halus. Kemudian, akan terjadi proses ekskresi atau pembuangan sisa metabolisme di hati. Penggunaan parsetamol dalam jumlah banyak bisa merusak kinerja sel hati.

"Kerusakan hati akan terjadi secara terus-menerus dan terjadi kerusakan hati yang fatal dan ujung-ujungnya mengganggu pencernaan dan metabolisme," kata Etty dalam media briefing secara online, Selasa (5/10).

Bukan hanya merusak hati, lanjut Etty, parasetamol juga merusak lambung karena kandungan yang berlebihan bisa membuat lambung bolong. Hal itu karea mengonsumsi parasetamol berlebihan menimbulkan asam lambung dan berakhir dengan iritasi.

Menanggapi isu temuan pencemaran parasetamol di beberapa titik di teluk Jakarta, Etty menyarankan pembatasan peredaran dan penjualan parasetamol.

"Barangkali, nanti perlu kajian bersama apakah perlu meninjau peredaran penjualan parasetamol karena saat ini merupakan obat bebas," ucap Etty. (mcr9/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur : Elvi Robia
Reporter : Dea Hardianingsih

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler