Bakal Cawapres Prabowo Sudah Mengerucut Empat Nama

Kamis, 12 Juli 2018 – 16:41 WIB
Mardani Ali Sera. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Nama bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Joko Widodo dikabarkan telah mengerucut menjadi lima orang. Sedangkan Prabowo Subianto yang disebut-sebut sebagai penantang terkuat calon presiden (capres) petahana yang beken disapa dengan panggilan Jokowi itu telah memiliki empat kandidat cawapres.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) Mardani Ali Sera, nama-nama bakal cawapres untuk Prabowo makin mengerucut. “Kalau Pak Jokowi lima (bakal cawapres, red), kalau Pak Prabowo empat (nama bakal cawapres, red),”  ujar Mardani di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/7).

BACA JUGA: Golkar: Airlangga Hartarto Figur Tepat Cawapres Jokowi

Hanya saja, Mardani masih mengunci rapat tentang nama-nama yang masuk dalam daftar bakal cawapres untuk mantan Danjen Kopassus itu. Namun, Mardani memastikan keempat nama itu sudah beredar di publilk.  “Nanti akan diumumkanlah,” kata Mardani.

Lebih lanjut Mardani membeber kemungkinan-kemungkinan tentang nama yang akan disodorkan sebagai cawapres dari partai mendukung Prabowo. Misalnya, PKS menyodorkan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan.

BACA JUGA: Cak Imin Pastikan Namanya Masuk Nominasi Cawapres Jokowi

Sedangkan Partai Amanat Nasional (PAN), kata Mardani, kemungkinan menjagokan Zulkifli Hasan. Adapun Partai Demokrat sangat mungkin menyodorkan nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Anies Baswedan menguat juga yang nonpartai. Tapi bisa juga besok berubah jadi sepuluh, bisa saja,” katanya sembari tertawa.

BACA JUGA: PKS Mulai Main Ancam, Berpeluang Lari ke Jokowi

Di sisi lain, Mardani menyambut gembira pernyataan Jokowi yang menyebut nama-nama bakal bakal cawapresnya mengerucut menjadi  lima nama saja.  Mardani berharap agar kelima nama itu mengerucut menjadi satu orang dan segera diumumkan.

“Kami gembira. Kalau lebih cepat mengerucut ke satu (nama) dan diumumkan, lebih baik,” ujar Mardani.

Wakil ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) itu menuturkan, Jokowi tidak mesti juga  harus mengumumkan siapa cawapresnya terlebih dahulu dari  Prabowo.  Namun, akan lebih baik bagi publik jika lebih cepat mengetahui cawapres pendamping Jokowi.

“Lebih cepat lebih baik. Semakin cepat diumumkan, semakin cepat publik tahu, semakin baik buat demokrasi,” jelasnya. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PKB tetap Setia jika Jokowi tak Pilih Cak Imin


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler