Bakar Lemak Tubuh dengan Mengonsumsi 13 Makanan Bergizi Ini

Jumat, 15 Maret 2024 – 02:01 WIB
Alpukat. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - BAGI beberapa orang, menurunkan berat badan bukan merupakan hal yang mudah untuk dilakukan.

Mencapai penurunan berat badan atau setidaknya menghilangkan lemak, serta meningkatkan metabolisme adalah dua tantangan yang dihadapi banyak orang saat ini.

BACA JUGA: Hilangkan Lemak Perut dengan Mengonsumsi 8 Makanan Ini

Namun, melakukan penyesuaian dan penambahan tertentu pada pola makan Anda bisa memberikan hasil yang luar biasa dalam menghilangkan lemak.

Untuk memulainya, kita harus membatasi lemak yang bisa disimpan (dimasak, digoreng, industri, terlalu kaya omega-6), dan makanan manis atau makanan dengan indeks glikemik tinggi (minuman manis, alkohol, kue, manisan, selai, kecap manis, jus buah, roti putih dan pasta, nasi cepat saji, kentang tumbuk).

BACA JUGA: Tingkatkan Kadar Hemoglobin dengan Mengonsumsi 5 Makanan Kaya Zat Besi Ini

Yang terakhir ini menyebabkan tingginya sekresi insulin, yang pada gilirannya mendukung penyimpanan lemak.

Di sisi lain, untuk menenangkan rasa lapar dan memastikan rasa kenyang yang tahan lama yang akan menghindari frustrasi dan dorongan untuk menggigit, kita harus mengonsumsi karbohidrat dengan indeks glikemik rendah: lentil, kacang putih atau merah, buncis, quinoa, soba, dan beras merah.

BACA JUGA: 5 Manfaat Makanan Pedas, Bikin Penyakit Ini Tidak Berani Mendekat

Jadi, mungkin ini saatnya memburu camilan sehat untuk menurunkan berat badan.

Diet penurunan berat badan harus selalu berupa pembakaran lemak, yang bertujuan untuk membuat kita menurunkan berat badan, tetapi tanpa menyentuh hal yang penting: massa otot, yang menjamin metabolisme dasar dan kulit yang baik.

Ada beberapa makanan yang bisa membantu membakar lemak tubuh dengan mudah.

Berikut ini penjelasannya, seperti dikutip laman Healthshots.com.

1. Apel

Apel merupakan makanan kaya akan pektin, serat larut yang memerangkap sebagian lipid di perut.

Oleh karena itu, lemak tidak diasimilasi oleh tubuh, tetapi langsung dihilangkan. Sebaiknya dikonsumsi sebagai camilan atau setelah makan.

2. Produk susu

Produk susu kaya akan protein yang membutuhkan banyak energi dari tubuh untuk diasimilasi, dan juga menimbulkan rasa kenyang.

Dikonsumsi saat sarapan pagi, agar tidak pecah-pecah pada jam 11 pagi, atau sore hari jika sedikit lapar.

3. Ikan dan telur

Protein yang ada di dalamnya adalah senyawa kompleks yang membutuhkan banyak energi untuk diasimilasi.

Protein sangat diperlukan dan mendorong termogenesis makanan (pengeluaran energi yang terkait dengan pencernaan).

4. Lentil

Dimakan minimal seminggu sekali karena kaya serat dan indeks glikemiknya sangat rendah (kisaran 25-30).

5. Paprika

Salah satu makanan pembakar lemak terbaik adalah paprika. Dikenal kaya akan vitamin C, tetapi yang terpenting, daging cabai merah terdiri dari 90 persen air, menjadikannya salah satu makanan pembakar lemak terbaik.

6. Alpukat

Dagingnya pada dasarnya terdiri dari asam lemak tak jenuh, terutama asam oleat (minyak zaitun) yang menjaga tingkat kolesterol baik secara optimal.

7. Asparagus

Kita tahu bahwa ini bersifat diuretik, tetapi asparagus juga menyediakan inulin, prebiotik yang sangat baik yang akan memberi nutrisi pada bakteri flora usus, untuk efek perut rata.

8. Oat bran

Ini mengandung serat yang akan menjebak beberapa lipid. Oat bran meningkatkan rasa kenyang dengan menjaga tingkat insulin tetap stabil, yang membantu mencegah keinginan makan dan penyimpanan lemak yang menyertainya.

9. Buah berwarna merah

Buah merah juga memiliki senyawa yang memperlambat asimilasi lemak tertentu dan mempercepat transit usus.

10. Kiwi

Kiwi mengandung vitamin antioksidan yang berperan dalam proses produksi energi dan meningkatkan metabolisme.

11. Nanas

Nanas segar dan mentah mengandung enzim yang disebut bromelain, yang memperlancar pencernaan protein.

12. Jeruk nipis

Asam sitrat yang dikandungnya mendorong transformasi lipid dan protein di perut.

Paling baik dikonsumsi di pagi hari, sekitar 20 menit sebelum sarapan untuk mengaktifkan sekresi empedu sehingga mempersiapkan hati untuk mencerna makanan di siang hari.

13. Kayu manis

Kayu manis membantu menurunkan kadar gula darah dan mencegahnya berubah menjadi lemak.

Dimakan dengan taburan gula, dalam yoghurt tawar, keju putih, makanan penutup, atau sereal.(fny/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ubah Lemak Tubuh Jadi Otot dengan Olahraga, Begini Caranya


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Lemak   Makanan   lentil   paprika  

Terpopuler