Balita Main Korek, Bengkel Ludes Terbakar

Kamis, 28 Oktober 2010 – 02:42 WIB

BALIKPAPAN - Anak perempuan umur lima tahun yang bermain korek api diduga kuat menjadi penyebab kebakaran yang meludeskan tempat tambal ban milik Sugiono di Jl Kolonel Syarifuddin Yoes RT 75 kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan.  Musibah ini menimpa keluarga Sugino, Rabu (27/10) siang kemarin, sekitar pukul 14.30 Wita

Dari keterangan Ny Asmiati, istri Sugiono, dirinya juga kaget dengan kejadian ini

BACA JUGA: Korban Tewas Sudah 272

Karena di saat api sudah hampir membakar setengah dari rumahnya,  ia sedang duduk-duduk di depan rumah


Namun terakhir diketahui bahwa kebakaran ini bermula saat Desi (5) bermain korek api sendirian di kamar

BACA JUGA: SBY Tiba di Padang, Besok ke Hanoi Lagi

Desi sedang membakar secarik kertas, lalu mengenai kasur yang terbuat dari kapuk
Api kemudian membesar dan merambat cepat, namun Desi tidak berbuat apa-apa, dia hanya terdiam

BACA JUGA: Sirine 2 Jam Jelang Tsunami Sia-sia



Beruntung, beberapa pekerja bangunan yang berada di ruko di belakang lokasi kejadian melihat api tersebutSpontan merekapun berteriak dan mencoba memberitahukan kepada Sugiono dan istrinya yang sedang duduk santai di depan tempat tambal ban itu.

Tak pelak Sugiono pun panik, pasalnya api sudah hampir membakar setengah dari rumah yang juga merupakan tempat kerjannya itu.  Begitupun dengan Asmiati, ia berusaha menyelamatkan anggota keluarganya yang masih ada di dalam rumah, termasuk DesiUntuk diketahui, Desi adalah putri dari Wardono yang juga tinggal di rumah milik keluarga Sugiono

Hasil pantauan Pos Metro Balikpapan (grup JPNN), rumah sekaligus tambal ban yang terbuat dari kayu itu terbakar habis menjadi arangBukan hanya puluhan ban mobil dan compressor yang terbakar, sebuah mobil Kijang yang diduga milik salah seorang anggota polisi pun habis terbakarNamun tak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, namun kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah“Katanya milik polisi, kebetulan ganti ban di sini,” kata salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya.(hy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kali Adem dan Kinahrejo Jadi Desa Mati


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler