Balon Gas Meledak di Acara MOS, Lima Luka Bakar

Selasa, 05 Agustus 2014 – 22:34 WIB

jpnn.com - MAKASSAR - Pembukaan masa orientasi siswa (MOS) SMA/SMK se-Kota Makassar di lapangan Karebosi, Jl Jend Sudirman, pagi tadi, Selasa (5/8)  terganggu dengan meledaknya balon gas. Sedikitnya lima orang dilaporkan terluka bakar.

Peserta MOS diperkirakan mencapai 5.000 orang itu dibuka Wali Kota Makassar Muhammad Ramdhan Pomanto didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Mahmud BM.

BACA JUGA: Ini Penyebab Bocah 8 Tahun di Dolly Kecanduan Ngeseks

Juga terlihat perwakilan  Polrestabes Makassar, guru SD, SMP, dan SMA se-Makassar, dan perusahaan sponsor MOS akbar tersebut. Korban luka terdiri atas tiga siswa, seorang guru, dan seorang staf salah satu sekolah peserta MOS.

Kadis Dikbud Makassar, Mahmud menyebutkan peristiwa tersebut hanya insiden kecil. Kelima korban hanya mengalami luka ringan. "Insiden kecil itu terjadi saat balon mau dilepas mengikuti balon Pak Wali," ujarnya.

BACA JUGA: Bocah Kecanduan Seks, Didatangi Psikolog Malah Dipegang-pegang

Para korban kala itu hendak menggiring pelepasan balon gas pertanda MOS dimulai. Kelima korban kesembur api ledakan lantaran enteng melepas balon dengan memakai korek api bukan gunting.

Tak dinyana, ternyata api korek itu membawa petaka dengan cepat, melalap jejaring dan sisi balon yang akhirnya meledak. Peserta pun panik. Kelima korban langsung dilarikan ke unit gawat darurat (UGD) rumah sakit Pelamonia, tak jauh dari Karebosi.

BACA JUGA: Jadi Kota Welas Asih, Banyuwangi Sejajar dengan Atlanta, Houston, dan Seattle

Kelima korban menderita luka bakar,  kulit muka terkelupas, alis hangus,  badan dan tangan mereka juga terkelupas dijilat api. Mereka masing-masing  Andi Ananda Asisah, siswa  kelas III, Renaldi dan M Hidayat siswa kelas 1. Kemudian gurunya Muh Alfian dan stafnya,  Ahmad Makkasau. (jai)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hidup di Kawasan Dolly, Bocah 8 Tahun Kecanduan Ngeseks


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler