Bamsoet Minta IPU Dukung Indonesia jadi Anggota DK PBB

Minggu, 25 Maret 2018 – 23:18 WIB
Ketua DPR Bambang Soesatyo di acara Inter Parliementary Union (IPU), di Jenewa, Swiss, Minggu (25/3). Foto: Humas DPR for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong kekompakan negara Asean+3 yang juga anggota Inter Parliement Union (IPU) kompak mengatasi berbagai persoalan kemanusiaan.

Termasuk masalah di Rohinghya. Selain itu, Bamsoet juga menyampaikan dukungan kepada anggota IPU untuk mendorong pemerintahnya mendukung pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) periode 2019-2020.

BACA JUGA: Pidato di Jenewa, Ketua DPR Prihatin Banyak Kasus Migrasi

Dia mengatakan persiapan dan kampanye Indonesia menuju pemilihan anggota tidak tetap DK sudah dilaksanakan sejak 2015.

"Dengan menjadi anggota tidak tetap, kami berharap Indonesia dapat lebih berkontribusi untuk menciptakan dunia yang lebih aman dan damai. Termasuk di Asean," ucap Bamsoet dalam pertemuan bilateral dengan Ketua Parlemen Vietnam, Turki, Argentina, Sudan dan Delegasi Asean+3 di sela-sela acara Inter Parliement Union (IPU) ke-138 yang berlangsung 24-26 Maret di Jenewa, Swiss, Sabtu (24/3).

BACA JUGA: Bamsoet Desak Pemerintah Gencarkan Upaya Cegah Perokok Belia

Bamsoet berharap Indonesia mampu mengembangkan berbagai kerja sama internasional, termasuk dengan negara tergabung dalam MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan dan Turki).

Saat ini Indonesia menjadi ketua MIKTA setelah terpilih pada pertemuan tingkat Menteri tanggal 13 Desember 2017 di Istambul, Turki.

BACA JUGA: Bawang Meroket, Bamsoet Minta Kemendag Genjot Operasi Pasar

Menurutnya, forum konsultasi middle powers yang dibentuk pada tahun 2013 ini semakin baik dan saling memperkuat.

Bamsoet meminta anggota MIKTA bisa lebih meningkatkan peran dan kerja sama di forum-forum global. Untuk menjaga konsistensi kerja sama antarparlemen dalam MIKTA, berbagai pertemuan formal dan informal harus terus digelar secara berkelanjutan.

Pertemuan antardelegasi Parlemen MIKTA dalam berbagai forum antarparlemen harus lebih sering dilakukan. "Kita harus memanfaatkan forum pertemuan tersebut untuk saling memberikan dukungan dan menciptakan hubungan kerja sama yang lebih solid," kata Bamsoet.

Secara khusus pula, dia meminta kepada ketua parlemen untuk bisa hadir dalam pertemuan antarparlemen MIKTA yang digelar di Indonesia 2018 ini. Bamsoet yakin kehadiran Parlemen Turki dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi anggota MIKTA. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pesan Bamsoet untuk Relawan Pemenangan di Pilkada Zaman Now


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler