Band Death Metal Menang AMI, Musik Ekstrem Makin Diakui

Sabtu, 18 November 2017 – 21:48 WIB
DeadSquad dalam Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2017. (Istimewa)

jpnn.com - Band death metal, DeadSquad ikut meraih penghargaan dalam Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2017. Mereka sukses memenangkan kategori Karya Produksi Metal/Hardcore Terbaik lewat lagu Pragmatis Sintesis.

Band yang diisi Stevi Item (gitar), Daniel (vokal) serta additional Karis (gitar), Akbar Auliya (drum), dan Anak Agung Gede (bass) itu mengaku kaget mendapat penghargaan tersebut. Apalagi dari AMI Awards yang merupakam ajang penghargaan insan musik tertinggi di negeri ini.

BACA JUGA: God Bless Persembahkan AMI Awards untuk Yockie Suryo Prayogo

"Masih agak kaget sebenarnya karena kami mainin musik death metal dan AMI Awards adalah ajang penghargaan musik tertinggi di tanah air. Kalau kami mainin musik pop mungkin masih make sense ya," kata Stevi Item saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (17/11).

Meski bergerilya di ranah sidestream, DeadSquad menyambut baik penghargaan yang diberikan AMI Awards tahun ini. Menurut Stevi Item, penghargaan adalah bentuk apresiasi dari pengengar.

BACA JUGA: Inilah Pemenang 51 Kategori AMI Awards 2017

"Penghargaan apapun baik yang bergengsi atau yang lainnya merupakan sebuah apresiasi terhadap karya yang kami bikin, ya sepatutnya disyukuri dan di amini. Jadikan momentum untuk lebih giat berkarya lagi," ucap Stevi Item.

Sementara itu, pemilik album Tyranation mengucapkan terima kasih kepada AMI Awards yang telah memberi penghargaan pada band-band cadas.

BACA JUGA: Kolaborasi Raisa-Isyana Diganjar Dua Penghargaan

"Yang pasti ini membawa angin segar untuk scene musik extreme, musik yang disebut underground sekarang diakui keberadaannya dalam sebuah ajang apresiasi musik tingkat nasional, ini breakthrough sih," ujarnya.

DeadSquad berhasil memenangkan kategori Karya Produksi Metal/Hardcore Terbaik lewat lagu Pragmatis Sintesis. Lagu tersebut merupakan materi ketiga yang digarap dalam album Tyranation dan direkam di 3 studio yang berbeda.

"Kami bekerja dengan dua sound engineer, Miko Valent dan Stephan Santoso, mixing dan mastering dilakukan di Slingshots Studio oleh Stephan Santoso," jelasnya. (ded/JPC)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dwik Darmawan: AMI Awards Ikuti Perkembangan Zaman


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler