Bandara Soetta Bangun Kawasan Pusat Logistik Berikat

Minggu, 02 April 2017 – 04:39 WIB
Bandara Soekarno Hatta. Foto dok Indopos/jpnn.com

jpnn.com - PT Angkasa Pura (AP) II melalui anak usaha PT Angkasa Pura Kargo tengah mempersiapkan kawasan pusat logistik berikat atau PLB di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Hal itu dilakukan untuk mengakselerasi kinerja bisnis sektor angkutan kargo serta meningkatkan daya saing Indonesia di industri kargo udara global.

BACA JUGA: Mei, Garuda Diharapkan Bisa Buka Rute Internasional T3

Lokasi PLB di bandara nantinya terbagi dalam tiga tempat terpisah yakni Gudang 1 seluas 1.500 m2 yang dibangun pada tahun ini, lalu Gudang 2 dibangun pada 2018 seluas 10.000 m2, dan Gudang 3 yang akan dibangun di Cargo Village Bandara Soekarno-Hatta pada 2019 dengan luas yang sama yakni 10.000 m2.

"Potensi pasar terbesar dari pusat logistik berikat di bandara ini adalah suku cadang pesawat, di mana suku cadang impor dapat ditimbun atau disimpan di gudang PLB dan dilakukan clearance jika suku cadang impor tersebut digunakan keluar dari gudang PLB," ujar President Director PT AP II Muhammad Awaluddin.

BACA JUGA: AP II, Garuda Indonesia dan Bea Cukai Tengah Bersiap

Menurutnya, letak Bandara Internasional Soekarno-Hatta cukup dekat dengan Pelabuhan Tanjung Priok sehingga tepat bila dibangun kawasan pusat logistik berikat di bandara.

Pembangungan PLB ini juga dalam mendukung program pemerintah terkait penghematan biaya logistik oleh pelaku usaha.

BACA JUGA: AP II Diminta Segera Operasikan Terminal Internasional

"Adanya pusat logistik berikat di bandara akan memberikan manfaat bagi maskapai yakni bisa menyimpan spare parts di gudang PLB, waktu perbaikan pesawat dapat dipersingkat, membuat sederhana kontrol terhadap perbaikan dan penyimpanan spare parts, serta pengembangan atau perbaikan bisa dilakukan di lokasi PLB di bandara," tutur dia.

Kelebihan lain dari PLB di Bandara Internasional Soekarno-Hatta ini adalah lokasi yang berada di kawasan bandara, sehingga mempersempit waktu transit untuk proses pengiriman ekspor – impor melalui udara serta adanya pengamanan internal selama 24 jam dan diawasi langsung oleh kepolisian.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Angkasa Pura Harus Tanggung Jawab!


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler