Bandara Soetta Target 60 Juta Penumpang

Rabu, 01 Agustus 2012 – 03:13 WIB

JAKARTA - Pembangunan infrastruktur transportasi terus dikebut. Kali ini, Bandara Soekarno Hatta (Soetta) yang berbenah untuk meningkatkan kapasitasnya.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan, peningkatan kapasitas Bandara Soetta dilakukan melalui pengembangan Terminal 3. "Targetnya, mampu mencapai kapasitas 60 juta penumpang per tahun," ujarnya, Selasa (31/7).

Sebagaimana diketahui, pertumbuhan jumlah penumpang sudah tidak bisa lagi ditampung dengan kapasitas yang ada saat ini. Sebagai gambaran, kapasitas ideal Bandara Soetta yang hanya 26 juta penumpang per tahun, saat ini sudah harus menampung penumpang hingga 52 juta penumpang.

Rencananya, proyek pengembangan Terminal 3 Bandara Soetta akan diresmikan oleh Presiden SBY. Menurut Dahlan, penambahan kapasitas bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II tersebut meliputi pembangunan apron, perluasan terminal, hingga stasiun kereta api bandara. "Sekarang sudah mulai jalan, nilai investasinya sekitar Rp 4,5 triliun," katanya.

Dahlan mengatakan, selain mengurangi kepadatan di Terminal 1 dan 2, pengembangan Terminal 3 Bandara Soetta juga dimaksudkan untuk menambah kapasitas pemberangkatan pesawat. "Saat ini, kapasitas hanya 52 pendaratan per jam, sehingga pesawat harus antre. Karena itu, kapasitas akan dinaikkan menjadi 75 kali per jam dengan dua runway," jelasnya.

Dahlan menambahkan, untuk mengembangkan moda transportasi terpadu, pengembangan kereta bandara juga akan segera dilaksanakan. "Targetnya, 2013 sudah bisa beroperasi," ujarnya.

Menurut Dahlan, akan ada dua jenis kereta yang menghubungkan Jakarta dengan Bandara Soetta. Untuk tahap pertama adalah jenis kereta commuter line dengan rute awal dari Stasiun Dukuh Atas di Jalan Sudirman Jakarta Pusat. "Nanti lewat Tangerang, kemudian ke Bandara," katanya.

Sementara itu, proyek lainnya pembangunan jalur kereta bandara ekspres dengan rute meliputi Manggarai-Sudirman-Tanah Abang-Duri-Angke-Pluit-Bandara Soekarno Hatta. Untuk proyek jalur ekspress ini rencananya baru akan mulai pada 2013. (Owi)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Jatibening Rusuh, Wako Bekasi Salahkan Jasamarga


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler