Bangun 1 Juta Rumah, Pengusaha Butuh Jaminan Pemerintah

Jumat, 17 April 2015 – 05:00 WIB
ilustrasi

jpnn.com - JAKARTA – Para pengusaha di Indonesia memburuhkan kepastian dari presiden Joko Widodo terkait program sejuta rumah yang akan dimulai pada 30 April mendatang. Salah satunya ialah terkait sumber dana subsidi yang akan diberikan kepada masyarakat.

“Ini program bagus yang digagas presiden. Tapi, kami khawatirkan sumber dana untuk subsidinya itu,” kata Ketua Umum DPP Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Eddy Ganefo, Kamis (16/4).

BACA JUGA: Menangkan Gugatan, PT Semen Indonesia Rekrut Warga Rembang

Eddy menambahkan, dari sejuta rumah itu, sebanyak 500 ribu unit akan menjadi tanggung jawab pengembang untuk melaksanakan pembangunannya. Dia mengungkapkan, dibutuhkan dana sebesar Rp 52 triliun untuk subsidi 500 ribu rumah itu.

Namun, sambung Eddy, dana yang dimiliki pemerintah jauh dari angka tersebut.

BACA JUGA: Pameran Otomotif Ini Bakal Jadi yang Terbesar di Asia

“Dana yang dimiliki pemerintah saat ini hanya Rp 5,1 triliun,” tambah Eddy.

Eddy menambahkan, pihaknya khawatir pemerintah tak bisa memberikan subsidi karena tak memiliki dana. Jika itu terjadi, pengembang akan mengalami kerugian besar. “Jangan sampai teman-teman pengembang menjadi korban,” tegas Eddy. (boy/jpnn)

BACA JUGA: Pak Jokowi, Awas Ada Potensi Penumpang Gelap di Blok Mahakam

 

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Semen Indonesia Sebar Dividen Rp 2,2 Triliun


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler