Bangun dari Kursimu atau Penyakit Ini Akan Membunuh

Sabtu, 24 September 2016 – 06:45 WIB
Ilustrasi. Foto: worktolife

DUDUK untuk jangka waktu yang lama bisa meningkatkan risiko kondisi kesehatan berkembang seperti penyakit jantung dan diabetes. Jadi, ayo bergerak.

Tentu saja kita tahu bahwa latihan/olahraga baik bagi kita. Tapi selama beberapa tahun terakhir, para peneliti menemukan bahwa bahkan melakukan latihan di gym secara teratur mungkin tidak melindungi Anda dari efek negatif duduk pada kesehatan secara keseluruhan.

" Terlepas dari berapa banyak aktivitas fisik seseorang, waktu menetap lama berakibat negatif pada kesehatan jantung dan pembuluh darah," kata Deborah Young, seperti dilansir laman Yahoo Health.

Misalnya, menurut studi meta-analisis pada 2015 yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine, 45 menit olahraga per hari tidak akan cukup untuk melawan efek negatif dari gaya hidup.

Sebuah studi BMJ tahun 2015 menyimpulkan hubungan antara duduk dan penyakit jantung, diabetes dan kanker.

Sebuah studi JAMA Cardiology yang meneliti lebih dari 700.000 subjek menunjukkan bahwa duduk lebih dari 10 jam setiap hari bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke dan masalah kardiovaskular lainnya sebesar 8 persen.

" Anda tidak boleh lupa bahwa jantung adalah otot. Seperti otot, jika Anda tidak menggunakannya, Anda akan kehilangan itu. Anda perlu latihan. Jika Anda duduk sepanjang hari, hal itu menyebabkan pembuluh darah tidak bekerja dengan baik, mereka tidak memompa darah dan mereka tidak mengedarkan oksigen," kata Johanna Contreras, asisten profesor kardiologi di Rumah Sakit Mount Sinai.

Dengan kata lain, latihan saja tidak cukup untuk menjaga kerja organ vital pada puncaknya.

Menetap sepanjang hari memengaruhi setiap bagian dari tubuh yang mendapat darah.

Contreras mengatakan bahwa mereka yang memiliki faktor risiko untuk penyakit jantung harus bergerak sepanjang hari.

" Saya mengatakan kepada pasien untuk bangun dan bergerak tiga kali. Mengambil waktu istirahat dari pekerjaan Anda dan keluar untuk berjalan-jalan," katanya.

" Mereka yang memiliki tekanan darah tinggi dan diabetes menghadapi risiko yang lebih tinggi sehingga mereka perlu bergerak lebih sering," imbuh Contreras.

Intinya? Ya, Anda harus mencoba untuk bergerak lebih banyak. Gerakan kaki Anda kapanpun Anda bisa.(fny/jpnn)

BACA JUGA: Makanan Sehat ini Bisa Buat Anda Gemuk Loh

BACA ARTIKEL LAINNYA... Peserta Famtrip Singapura-Malaysia Mabuk Cinta di Labuan Bajo


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler