Bangun Kemandirian, Jadi Ajang Edukasi Pemkot Denpasar

Rabu, 10 Oktober 2018 – 22:41 WIB
Aktivitas para wisatawan saat menikmati suasana alam di salah satu Subak Kota Denpasar. Foto dok humas

jpnn.com, DENPASAR - Komitmen Pemerintah Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya tetap memfokuskan pembangunan di Kota Denpasar yang berbasis partisipasi masyarakat.

Rai Mantra mengatakan, pembangunan yang berbasis partisipasi masyarakat harus terus didorong karena pemerintah merupakan fasilitator publiknya.

BACA JUGA: Sasar Tempat Hiburan Malam Jelang Pertemuan IMF & Bank Dunia

“Seperti halnya kunjungan beberapa waktu lalu dari CEO World Bank yang secara khusus mengapresiasi keberadaan Tukad Bindu sebagai destinasi wisata yang edukatif yang melibatkan masyarakatnya secara langsung, tentu ini harus dicontoh dan diterapkan di wilayah lainnya,” ungkap Rai Mantra.

Hal tersebut membuktikan bahwa pembangunan yang berbasis partisipasi masyarakat akan memberikan dampak yang positif, khususnya kemandirian kepada seluruh masyarakat dalam memajukan desa/kelurahan yang bermuara paada kemajuan kota.

BACA JUGA: Denpasar, Merajut Pembangunan Kota Dalam Sewaka Dharma

“Karena semua elemen masyarakat terlibat, hasilnyapun dinikmati oleh semua masyarakatnya, pemerintah sebagai fasilitator yang baik dan dampak jangka panjang akan sangat terasa,” tutur dia.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Dezire Mulyani mengaku sangat siap mendukung segala bentuk program-program desa, khususnya yang melibatkan masyarakatnya, seperti program desa wisata.

BACA JUGA: Pemkot Denpasar Gelar Aksi Peduli Kemanusiaan Gempa Lombok

“Kami siap mendukung, apalagi sekarang desa-desa sudah sangat kreatif, saya yakin ke depan pembangunan dengan sistem ini sangat memberikan dampak positif terkhusus untuk sektor pariwisata,” terangnya.

Hal senada juga diungkapkan Kasubag Pengumpulan Informasi dan Publikasi Pemkot Denpasar, I Wayan Hendaryana.

“Kami di humas sesuai dengan arahan pimpinan, siap mewadahi dan menjembatani aspirasi dan antusiasme masyarakat dalam menyukseskan pembangunan di Kota Denpasar,” ungkapnya.

Dengan adanya media sosial seperti sekarang ini sambung dia, komunikasi sudah terfasilitasi, sehingga usulan masyarakat bisa dengan mudah diketahui sebagai acuan dalam mengimpelentasikan program.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ada 33 Cewek Digelandang dari Kafe Remang-remang


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler