Bangun Uji Kelayakan Monorel, Kemenhub Gandeng BPPT

Selasa, 19 Februari 2013 – 20:52 WIB
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerangan Teknologi (BPPT) untuk membangun pengujian kelayakan sarana monorel. Menurut Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Tundjung Inderawan, pembangunan monorel yang akan dilaksanakan konsorsium beberapa perusahaan BUMN akan dilengkapi dengan tempat pengujian kelayakan sarana.

“Tempat pengujian harus dimiliki untuk melakukan beberapa uji teknis seperti uji statis, dinamis, dan uji beban, dan kelaikan. Nantinya ini juga akan bisa dimanfaatkan oleh BPPT dan Menristek agar mereka memiliki objek riset sehingga bisa saling mengisi,” ujar Tundjung, di Jakarta, Selasa (19/2).

Menurutnya banyak hal yang harus diperhatikan.  Terutama jaringan intermoda antarlintas moda seperti busway, kereta api, dan waterway. Untuk itu pihaknya bersama-sama dengan stakeholder Jabodetabek akan sama-sama menyusun dan membuat peta jaringan terpadu untuk mematangkan semuanya termasuk MRT.

“Misalnya rute yang tumpang tindih apakah sebaiknya dibicarakan atau melalui proses tender untuk mendapatkan win-win solution. Atau dibagi-bagi lintas layanannya dan dibicarakan secara internal Konsorsium,” bebernya.

Ditambahkannya, fokus lain dalam rencana pembangunan monorel adalah standarisasi sarana dan prasarana mulai dari sistem hingga komputerisasi. “Hal ini akan dituangkan dalam Permen (Peraturan Menteri) yang ditargetkan selesai dalam satu bulan ke depan,” pungkas Tandjung. (ian/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Waspadai Permainan Pengambilalihan Inalum!

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler