Banjir Bandang di Vietnam, 28 Orang Tewas

Minggu, 17 November 2013 – 19:46 WIB

jpnn.com - HANOI -- Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Vietnam sejak akhir pekan lalu telah mengakibatkan 28 orang tewas, sembilan hilang dan sekitar 80 ribu orang kehilangan tempat tinggal. Korban yang tewas tersebar di beberapa provinsi di Vietnam.

"Di Provinsi Quang Ngai ketinggian banjir mencapai rekor terburuk yang pernah terjadi pada 1999 lalu," ungkap sumber dari Badan Pengendali Badai dan Banjir seperti dikutip BBC (17/11).

BACA JUGA: Saudara Diktator Maladewa Terpilih jadi Presiden

Media pemerintah, Thanh Nien memberitakan bahwa korban tewas terbesar berada di Provinisi Bin Dinh, disusul Provinsi Quang Ngai. Banjir telah mengakibatkan 100 ribu rumah tenggelam dan banyak jalan ditutup sementara untuk sejumlah layanan kereta.

Disebutkan, kondisi cuaca yang tak menentu telah mengakibatkan hujan lebat turun di Vietnam. Awal pekan kemarin, setidaknya 13 orang dilaporkan telah meninggal dan 81 orang lainnya mengalami luka ketika Topan Tropis Haiyan menyasar kawasan Vietnam bagian utara dan mengakibatkan tanah longsor di wilayah tersebut.

BACA JUGA: Di Tiongkok Boleh Punya Dua Anak

Topan ini sebelumnya juga telah mengakibatkan bencana besar di Filipina yang mengakibatkan ribuan orang tewas. Kondisi cuaca buruk di Vietnam juga telah mengganggu panen kopi dan proses pengeringan produk kacang di wilayah dataran tinggi tengah Vietnam.

Vietnam selama ini dikenal sebagai salah satu negara penghasil kopi robusta terbesar di dunia. Produk kopi robusta negara itu mencapai 17 persen dari jumlah keseluruhan produk di kopi robusta di dunia. (esy/jpnn)

BACA JUGA: Bantuan Untuk Korban Haiyan Mulai Menyebar

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ikhwanul Muslimin Melunak, Siap Bernegosiasi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler