Banjir Besar di Jakarta Berpotensi terjadi 19-20 Februari, Wagub DKI Minta Warga Siap Siaga

Kamis, 18 Februari 2021 – 15:27 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga siap siaga menghadapi potensi banjir besar 19-20 Februari 2021. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga Ibu Kota selalu siaga dan waspada terhadap cuaca ekstrem berpotensi menyebabkan  banjir besar yang diprediksi melanda Jakarta dan sekitarnya pada 19-20 Februari 2021.

Riza meminta warga tetap tenang dan berpikiri positif serta tetap berkolaborasi dengan aparat yang siaga menghadapi cuaca ekstrem.

BACA JUGA: LAPAN Prediksi Jakarta dan Sekitarnya Banjir Besar 19-20 Februari, Waspada!

"Memang beberapa hari akan agak ekstrem (cuaca), masyarakat kami minta siap siaga, aparat siap siaga, kami juga sama-sama mempersiapkan, cuaca ini memamg harus kita hadapi dengan bijak tenang sabar," kata Riza saat dikonfirmasi, Kamis (18/2).

Politikus Partai Gerindra itu mengatakan bahwa sumber banjir di Jakarta ada tiga, yakni hujan lokal, banjir rob laut, dan kiriman air dari hulu sungai. 

BACA JUGA: Jakarta Masih Banjir, DPRD Minta Anies Berhenti Beretorika dan Mulai Bekerja

Oleh karena itu, masyarakat harus mewaspadai potensi banjir dari ketiga sumber tersebut.

"Kita tidak tahu datangnya hujan dari Katulampa dan Bogor sebagainya, kita harus siap, banjir rob juga harua siap, hujan lokal harus siap, sumber banjr di Jakarta ada tiga dari hujan lokal, rob laut, dan hulu. Jadi memang kita harus siap, mudah-mudahan tahun ini tidak terjadi banjir seperti tahun sebelumnya," ujar Riza.

BACA JUGA: Irjen Ahmad Dofiri Menyebut Jenis Sanksi untuk Kompol Yuni Purwanti, Keras!

Diketahui, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional atau LAPAN memprediksi wilayah Jadetabek berpotensi terjadi banjir besar pada 19-20 Februari 2021.

Hal itu berdasarkan hasil prediksi Sadewa-LAPAN. 

Sadewa sendiri merupakan produk litbang LAPAN berupa aplikasi sistem peringatan dini atmosfer ekstrem berbasis satelit dan model atmosfer yang dikembangkan untuk mendukung riset atmosfer maupun aplikasinya oleh badan operasional terkait.

"Semua pihak diharapkan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir besar yang dapat terjadi 19-20 Februari secara luas di Jadetabek, sebagaimana yang pernah terjadi pada 1 Januari 2020," tulis Tim Reaksi dan Analisis Kebencanaan (TREAK) PSTA-LAPAN dalam keterangannya yang diterima, Kamis (18/2). (cr1/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler