Banjir di Kebon Pala Makin Parah, Ketinggian Air Mencapai 1,75 Meter

Senin, 27 Februari 2023 – 13:15 WIB
Sejumlah warga tengah melintasi banjir di Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (27/2/2023). Sebanyak 155 KK terdampak banjir di wilayah itu hingga 1,75 meter. ANTARA/Syaiful Hakim

jpnn.com, JATINEGARA - Permukiman warga di Kebon Pala, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, kembali terendam banjir bahkan ada yang mencapai 1,75 meter, Senin.

Banjir karena intensitas hujan tinggi di wilayah DKI Jakarta dan luapan Kali Ciliwung.

BACA JUGA: Banjir di Kebon Pala Makin Parah Akibat Luapan Ciliwung

Ketua RT 13/RW 04 Sanusi menyebutkan banjir mulai merendam permukiman warga wilayah RT 13/RW 04 sejak Minggu (26/2) sore dan dengan ketinggian hingga mencapai 1,75 meter pada Senin pagi.

"Luapan Kali Ciliwung ini imbas debit air kiriman dari Bogor dan Depok, serta tingginya intensitas curah hujan Jakarta dalam beberapa hari belakangan ini. Yang paling parah warga yang tinggal di bagian belakang dekat dengan Kali Ciliwung mencapai 1,75 meter," kata Sanusi.

BACA JUGA: Tolong! Warga Kebon Pala Jaktim Kebanjiran Lagi dari Luapan Kali Ciliwung

Menurut dia, ada sekitar 155 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir dan mayoritas warga masih bertahan di lantai dua rumahnya masing-masing dengan alasan sudah terbiasa menjadi korban banjir luapan Kali Ciliwung selama puluhan tahun.

"Namun, ada sebelas orang jiwa yang mengungsi yang terdiri dari lansia dan balita ke kantor Kelurahan Kampung Melayu," kata Sanusi.

BACA JUGA: Pak Kapolri, Tangkap Juga Penghasut Anak Pejabat Ditjen Pajak

Guna mengantisipasi debit air kembali naik, warga Kebon Pala sudah memasang tali tambang di tiang listrik untuk membantu proses dievakuasi.

Dia menyebutkan banjir kali ini merupakan banjir tertinggi selama tahun 2023 karena sebelumnya hanya satu meter.

Sanusi mengaku warga tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasi banjir tersebut dan hanya bisa pasrah banjir dapat segera surut.

Hingga pukul 11.10 WIB tinggi muka air di pintu air Manggarai tercatat masih bersiaga 3, sehingga diperkirakan banjir di permukiman warga Kebon Pala belum dapat surut dalam waktu cepat.

Untuk bantuan bagi korban banjir, tambah Sanusi, hingga saat ini belum ada bantuan dari pemerintah daerah.

"Untuk bantuan belum ada. Biasanya dari PMI (Palang Merah Indonesia), cuman sekarang belum ada," tuturnya.

Petugas dari Polairud Polda Metro Jaya dan Brimob dan Gulkarmat Jakarta Timur tampak bersiaga di Kebon Pala untuk membantu proses evakuasi manakala banjir makin tinggi. (antara/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Marah Letkol Yoga Febrianto Anak Buahnya Dianiaya Ormas Pemuda Pancasila


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler