Banjir di Kota Banjarmasin Makin Tinggi, Semoga Cepat Berlalu

Sabtu, 16 Januari 2021 – 12:30 WIB
Banjir di daerah Sungai Andai Banjarmasin Utara tadi subuh, Sabtu (16/1/2021). Foto: ANTARA/Sukarli/aa.

jpnn.com, BANJARMASIN - Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, ketinggian air yang menggenangi wilayah ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan terus meningkat pada pada Jumat malam.

Banjarmasin sudah terendam banjir sejak 14 Januari 2021.

BACA JUGA: Prihatin Banjir Kalimantan Selatan, Radja Galang Donasi Bareng JPNN.com

"Kondisi Kota Banjarmasin di hari ketiga banjir, dapat air kiriman dari hulu, selain itu air laut pasang hingga genangan air makin tinggi," ujar Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Banjarmasin Herliansyah di Banjarmasin, Sabtu.

Menurut dia, kondisi banjir yang makin tinggi terpantau di daerah Banjarmasin Timur, Sungai Lulut, di Jalan Pramuka, di Jalan Veteran hingga Pangambangan.

BACA JUGA: Banjir Setinggi Paha Rendam Rutan Barabai, 56 Narapidana Dievakuasi

Herliansyah mengatakan ketinggian air saat ini di pemukiman warga hingga meluber ke jalan antara 30-40 centimeter, bahkan sebagian lebih dari itu, khususnya di dekat sungai.

"Banyak warga yang menelpon BPBD untuk minta evakuasi," ujarnya.

BACA JUGA: Banjir Besar di Kalsel, Walhi Singgung Degradasi Ekologis

Menurut Harliansyah, air datang dari hulu karena Banjarmasin daerah paling hilir bagian Sungai Martapura, sejak tadi malam cukup besar.

"Kan daerah Sungai Batang, Sungai Tabuk dan Martapura di daerah tetangga Banjarmasin masih banjir parah, air dari sana tertumpu mengalir kebagian hilir Banjarmasin di Sungai Martapura," katanya.

Kawasan pemukiman di pinggiran Sungai Martapura juga anak sungai lainnya, tambah Herliansyah, mengalami kenaikan ketinggian air.

"Di hari ketiga ini makin banyak yang mengungsi, di mana-mana sekarang mulai didirikan tempat pengungsian oleh masyarakat," tuturnya.

Dia menyampaikan pengungsi di Banjarmasin Selatan sementara ini yang sudah terdata lebih 500 jiwa, sebagian berada di pengungsian swadaya masyarakat, sebagian di posko kecamatan.

"Belum lagi di empat kecamatan lainnya, data pengungsi terus kita lakukan ini," paparnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler