Banjir di OKU Selatan, 600 Rumah Warga Terendam

Minggu, 13 November 2022 – 19:51 WIB
Sejumlah warga Desa Kota Batu, Kabupaten OKU Selatan berjalan menerobos banjir pada Minggu (13/11/2022) ANTARA/Edo Purmana

jpnn.com - SUMSEL - Banjir terjadi di Desa Kota Batu, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan, Minggu (13/11).

Sebanyak 600 rumah warga di Desa Kota Batu terendam banjir yang terjadi akibat intensitas curah hujan tinggi, Minggu (13/11) pagi.

BACA JUGA: Banjir Rendam Puluhan Rumah Warga di Siak, Polisi Dirikan Posko Pengungsian

Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan, Heri mengatakan terdata sebanyak 600 kepala keluarga di Desa Kota Batu menjadi korban banjir.

"Hujan deras yang berlangsung lama sejak Sabtu (12/11) petang hingga subuh tadi menyebabkan bencana banjir," kata Heri di Muaradua, Minggu (13/11).

BACA JUGA: Bobby Nasution dan Kementerian PUPR Atasi Penanganan Banjir Rob dan Kemiskinan Ekstrem

Bencana banjir juga merusak sejumlah fasilitas umum, bahkan terdapat lima rumah warga di desa itu yang terbawa derasnya arus.

"Untuk korban jiwa alhamdulillah tidak ada, dan kabar baiknya saat ini banjir mulai surut," ungkapnya.

BACA JUGA: Diterjang Banjir, Jembatan Penghubung Antarkecamatan di Ponorogo Putus

Meskipun tidak ada korban jiwa, kata dia, namun bencana banjir dengan ketinggian air antara 50 sentimeter hingga satu meter tersebut menyebabkan sebagian besar korban terpaksa di evakuasi ke dataran tinggi.

"Banyak warga yang kami evakuasi ke tempat yang aman untuk mengantisipasi banjir susulan agar tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah itu agar tetap waspada menghadapi bencana susulan karena diprediksi intensitas curah hujan tinggi masih akan melanda OKU Selatan selama beberapa hari ke depan.

BPBD OKU Selatan juga telah mendirikan posko penanggulangan bencana di lokasi banjir agar bencana susulan dapat ditanggulangi sedini mungkin.

BPBD OKU juga telah mengerahkan puluhan personel dan dibantu sukarelawan untuk melakukan patroli guna memantau situasi terkini, khususnya di daerah rawan bencana alam di wilayah itu.

"Kami juga melakukan koordinasi serta analisis perkembangan cuaca dari BMKG untuk memastikan Kabupaten OKU dalam status aman dari bencana alam," kata Heri. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler