Banjir Hanya Dongkrak Harga Ayam dan Telor

Selasa, 22 Januari 2013 – 23:54 WIB
JAKARTA - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyatakan banjir yang melanda DKI Jakarta tidak memberikan dampak signifikan terhadap harga bahan pokok di pasaran. Setelah meninjau beberapa pasar di Jakarta pascabanjir, Gita mengatakan bahwa hanya harga telur dan ayam yang mengalami kenaikan.

Menurut Gita, ternyata harga bahan pokok selain telur dan ayam masih normal.  "Itu korelasi dengan daging sapi. Tapi naik dari 70 ribu ke 86 ribu. Dulu kan sempat 120 ribu sekarang turun ke 86 ribu," ujar Gita di Kantor Setneg, Jakarta Pusat, Selasa (22/1).

Gita menjelaskan, Kemendag gencar menyuarakan terjaminnya pasokan yang menyesuaikan perimtaan demi menormalkan harga. Jika harga naik itu artinya pasokan kurang. Apabila pasokan dari dalam negeri tidak cukup, kata dia, akan didatangkan dari luar negeri.

Namun ditegaskannya, hal itu bukan berarti pemerintah proimpor bahan pokok. Sebab, tujuannya untuk menstabilkan harga.

Gita mengaku setiap hari ia memantau harga di pasaran. Jika ada kenaikan di luar batas wajar, pihaknya akan mencoba berkomunikasi dengan penjual. Ia konsumen tidak dibebankan dengan ketidakstabilaan harga. Operasi pasar juga bisa dilakukan, terutama untuk harga beras.

Gita menuturkan,  beberapa minggu ke depan harga daging ayam dan telur akan terus naik. Namun ditegaskannya, kenaikan harga telur dan daging ayam hanya sedikit. "Beberapa minggu untuk telur ayam, daging ayam, yang naiknya sedikit. Daging sapi itu akan normal," pungkas Gita. (flo/jpnn). (flo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Beli Saham Newmont, BUMN Tunggu Perintah Hatta

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler