Banjir Rendam Sepuluh Desa di Klaten

Sabtu, 25 April 2015 – 08:42 WIB

jpnn.com - BANJIR yang merendam wilayah Kabupaten Klaten, Jateng, Jumat (24/4) malam tadi pukul 21.00 WIB hingga saat ini masih terus meluas. Penanganan darurat masih dilakukan hinggi Sabtu (25/4) dini hari.

Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB), Sutopo Purwo Nugroho menginformasikan, setidaknya 10 desa di tiga kecamatan wilayah Klaten bagian utara dan timur, yakni Juwiring tepatnya di Desa Ketitang dan Desa Jetis, Karangdowo di Desa Kupang, dan Pedan di desa Kaligawe mengalami banjir hingga ketinggian dua meter.

BACA JUGA: Dewan Prihatin dengan Kasus Siswi SMK Digilir 11 Pemuda

"Warga yang mengalami banjir sudah terkondisi oleh petugas BPBD, relawan, SAR, TNI/Polri. Dievakuasi ke tempat lebih aman," ujar Sutopo, Sabtu (25/4).

Sebuah fasilitas umum, madrasah ibtidaiyah, sempat terendam. Relawan dan warga pun bahu membahu memindahkan seluruh buku serta peralatan eletronik ke tempat lebih aman. Banjir juga meredam ratusan hektar tanaman padi berusia sebulan. Jalan kabupaten Klaten ke Sukoharjo dan Wonogiri, tak bisa dilintasi alias lumpuh.

BACA JUGA: Kejaksaan Sita Rumah dan Tanah Milik Tersangka Korupsi di Disbun Riau

"Belum ada laporan korban jiwa. Pendataan masih dilakukan," jelasnya.

Lebih lanjut Sutopo menginformasikan bahwa Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Sri Winoto masih menyisir desa-desa yang terendam banjir dibantu TNI, Polri, SAR, jajaran relawan Klaten TImur Semut Geni, Banser NU, LPB, Rapi, serta PMI.(wid/rmol/jpnn)

BACA JUGA: Dirikan Posko, Mahasiswa Ancam Pulangkan Jokowi ke Solo

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kebakaran, Uang Rp 51 Miliar Masih di Brankas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler