Bank DKI Dapat Kucuran Modal Rp 450 Miliar

Senin, 29 April 2013 – 18:06 WIB
JAKARTA - Bank DKI mendapatkan penyertaan modal pemerintah (PMP) dari Pemprov DKI Jakarta sebesar Rp 450 miliar pada bulan April tahun ini. Dengan tambahan penyertaan modal tersebut maka modal yang disetor Bank DKI naik menjadi  Rp 1,58 triliun.

"Penguatan struktur modal Bank DKI menjadi pijakan dasar yang baik bagi Bank DKI untuk melanjutkan ekspansi Bank DKI," kata Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono lewat siaran pers yang diterima JPNN, Senin (29/4).

Eko memaparkan, kinerja Bank DKI yang terus meningkat membuktikan bahwa bank plat merah tersebut memang layak mendapatkan tambahan modal dari Pemprov DKI Jakarta. Laporan kinerja per Maret 2013 ini mencatat bahwa pertumbuhan laba Bank DKI sebesar 33,44 persen dengan realisasi sebesar Rp211,56 miliar.

Pertumbuhan total aset per Maret 2013 mencapai Rp 24,54 triliun atau meningkat sebesar 12,13 persen. Perolehan dana pihak ketiga mencapai Rp 19,78 triliun atau tumbuh 16,28 persen. Sedangkan penyaluran kredit sebesar Rp 15,09 triliun atau tumbuh sebesar 12,85 persen.

Rasio keuangan Bank DKI juga menunjukkan peningkatan diantaranya NPL Nett yang membaik dari periode yang sama sebelumnya. NPL Nett per Maret 2013 berada pada posisi 2,30 persen, membaik dari posisi 3,17 persen di Maret 2012.

ROA meningkat dari posisi 3,03 persen pada posisi Maret 2012 menjadi 3,44 persen per Maret 2013. NIM meningkat dari 5,50 persen pada posisi Maret 2012 menjadi 5,84 persen per Maret 2013. LDR meningkat 65,53 persen per Maret 2012 menjadi 75,65 persen per Maret 2013. CAR juga mengalami peningkatan dari 12,09 persen per Maret 2012 menjadi 12,83 persen per Maret 2013.

Untuk itu, ujar Eko, tahun ini Bank DKI merencanakan ekspansi jaringan sebanyak 50 kantor utamanya di beberapa kota besar. Saat ini jumlah jaringan kantor Bank DKI per April 2013 mencapai 204 jaringan kantor yang terdiri dari 21 kantor cabang konvensional, 2 cabang syariah, 38 cabang pembantu konvensional, 8 cabang pembantu syariah, 105 kantor kas konvensional dan kantor kas syariah, 31 payment point berikut dengan 4 samsat drive thru.

"Dalam waktu dekat Bank DKI merencanakan untuk membuka kantor layanan setingkat kantor Cabang di Depok dan Bumi Serpong Damai serta di beberapa kota besar seperti di Pekan Baru, Palembang dan Makassar," papar Eko. (dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sales Honda di Jatim Tumbuh 4 Kali Lipat

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler