Banyak Generasi Muda tak Paham Nilai-nilai Luhur Bangsanya

Senin, 30 Juli 2018 – 11:08 WIB
Kepala Biro Sekretariat Pimpinan MPR RI, H. Muhammad Rizal SH, M. Si. Foto: Humas MPR

jpnn.com, TANGERANG - Kepala Biro Sekretariat Pimpinan MPR RI, H. Muhammad Rizal SH, M. Si, mengatakan bahwa bangsa Indonesia tak bisa menutup diri dari proses globalisasi.

Karena itu orangtua harus terus memperhatikan anak-anaknya. Memberikan pendidikan yang baik, dan tidak membiarkan mereka tumbuh tanpa pengawasan.

BACA JUGA: Ketua MPR Berharap Dharma Wanita Pelopor Persatuan Bangsa

"Banyak nilai-nilai asing yang masuk tanpa bisa disaring. Padahal sebagian dari nilai-nilai itu tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Seperti individualisme, materialisme dan hidonisme," kata Muhammad Rizal di hadapan warga masyarakat Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten.

Acara yang berlangsung Minggu (29/7) itu merupakan Temu Tokoh Bangsa dengan masyarakat Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Tangerang, Banten. Muhammad Rizal menyampaikan sambutan mewakili Ketua MPR RI Zulkifli Hasan yang berhalangan hadir pada acara tersebut.

BACA JUGA: OSO: Jika Bersatu Potensi Orang Minang Sangat Luar Biasa

Rizal menyampaikan bahwa MPR tak henti-hentinya melaksanakan sosialisasi empat pilar MPR RI. Agar anggota masyarakat bisa mengingat dan melaksanakan niliai-nilai luhur milik bangsa Indonesia. Dan tidak begitu saja mengambil nilai-nilai dari luar yang belum tentu sesuai dengan kepribadian bangsa.

Pasca reformasi, menurut Rizal, MPR menjadi satu-satunya lembaga negara yang diamanatkan oleh UU untuk mensosialisasikan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Itu dilakukan, karena MPR merasa makin banyak generasi muda yang tidak mengenal nilai-nilai luhur bangsanya sendiri.

BACA JUGA: Basarah Ingatkan Ancaman Penjajahan Gaya Baru ke Ormas KAMMI

"Saat Reformasi berlangsung, semua nilai-nilai baik yang diwariskan para pendiri bangsa semuanya ditinggalkan. Akibatnya kita kehilangan nilai-nilai luhur yang semestinya diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu MPR melaksanakan sosialisasi, agar masyarakat kembali mengingat dan melaksanakan nilai-nilai luhur milik bangsa Indonesia," kata Rizal menambahkan.

Acara Temu Tokoh dengan masyarakat Kelurahan Binong itu dihadiri Lurah Ibu Masitoh. Acara berjalan lancar dan lebih dari 400 orang ikut dalam acara tersebut. Mereka antusias mengikuti acara dan tampak bersemangat saat menyanyikan lagu Indonesia Raya. (jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... OSO: Hasil Survei Hanura Peringkat Enam


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler