Banyak Negara Longgarkan Lockdown, WHO: Dunia Dalam Fase Baru dan Berbahaya

Sabtu, 20 Juni 2020 – 21:06 WIB
Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus. Foto: AFP

jpnn.com, GENEVA - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus kembali mengingatkan seluruh warga dunia akan bahaya pandemi penyakit virus corona 2019 (COVID-19).

Menurut Tedros, penyakit yang memicu pandemi global itu belum mereda dan masih menjadi ancaman serius.

BACA JUGA: Laporan Intel Jerman Sebut Presiden Tiongkok Minta Bos WHO Tunda Peringatan Bahaya Corona

“Dunia dalam fase baru dan berbahaya,” ujar Tedros dalam konferensi video, Jumat (19/6).

Ahli kesehatan asal Etiopia itu menambahkan, banyak orang merasa muak terus-menerus berada di rumah.

BACA JUGA: WHO Isyaratkan Corona Tak Akan Pernah Hilang, Perang Lawan COVID-19 Masih Panjang

Selain itu, banyak negara mulai melonggarkan pembatasan terhadap warganya demi menggerakkan perekonomian.

Namun, Tedros menegaskan bahwa penularan COVID-19 masih berlangsung secara cepat. “Itu tetap mematikan dan banyak orang masih rentan,” tegasnya.

BACA JUGA: COVID-19 Lebih Ganas di Kalangan Minoritas, Muslim dan Yahudi Senasib

Laman worldometers.info mencatat kasus COVID-19 hingga Sabtu (20/6) sudah mencapai lebih dari 8,8 juta di seluruh dunia. Dari angka itu, tingkat kematiannya mencapai 463.450 jiwa, sedangkan yang sembuh sekitar 4,6 juta orang.

Oleh karena itu Tedros menyerukan kepada seluruh negara tetap waspada. Mantan menteri kesehatan Etiopia itu juga mewanti-wanti siapa pun yang merasa sakit bertahan di rumah.

“Tetap tutupi hidung dan mulutmu saat batuk, kenakan masker yang sesuai dan jaga kebersihan tanganmu,” pintanya.(brusselstimes/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler