Barito Putera Bakal Bersikap Keras dan Tegas untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Jumat, 25 September 2020 – 11:03 WIB
CEO Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman saat ditemui beberapa waktu lalu. Foto: Amjad/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Barito Putera menjadi klub yang benar-benar tegas kepada pemain untuk menjaga protokol kesehatan untuk lanjutan Liga 1 2020 mulai 1 Oktober mendatang.

Manajemen menyiapkan sanksi untuk awak tim yang melanggar protokol kesehatan.

BACA JUGA: Dokter Tim Barito Putera Apresiasi Hasil Medical Workshop Liga 1 2020

Rencananya, peraturan itu akan segera diterapkan tim berjuluk Laskar Antasari setelah skuad masuk ke hotel yang ditunjuk oleh PT LIB sebagai tempat menginap tim.

Peraturan dan sanksi tegas tersebut menurut CEO Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman, diberlakukan bukan untuk mengekang para pemain.

BACA JUGA: Hati-hati dengan Aplikasi Bernama Alimama, Banyak Korbannya

Langkah tersebut diambil sebagai upaya Barito Putera melindung keluarga besar tim untuk terhindar dari risiko terpapar COVID-19.

Para pemain diharapkan patuh dan menghindari aktivitas di luar kepentingan klub demi menjaga kesehatan dan keselamatan bersama.

"Segera dibuat (aturan tertulis mengenai protokol kesehatan, red). Menurut saya seharusnya perlu ada hukumannya kalau mereka tidak melaksanakan itu, supaya mereka lebih hati-hati lagi," kata Hasnuryadi.

Sanksi itu juga menurut Hasnur tak semestinya menjadi beban, pasalnya, sebelum bertolak ke venue sentralisasi Mompetisi Liga 1 2020, seluruh pemain telah berkomitmen untuk melanjutkan Liga 1 2020 di tengah pandemi COVID-19.

"Saya pikir kejadian coach Yunan adalah pengalaman yang sangat berarti yang membuat mereka lebih hati-hati. Saya juga sudah komunikasi dengan beberapa pemain sebelum mereka kumpul di Yogyakarta, mereka seolah seperti trauma dan sangat ketakutan," tutur Hasnuryadi.

"Malah mereka sempat bicara seandainya bisa untuk tidak ikut bermain, mereka memilih tidak ikut. Tetapi tidak begitu, karena kita ini keluarga, sehingga tetap membela Barito sesuai dengan amanat Abah (Alm. Abdussamad Sulaiman HB) karena ini untuk kebanggaan Banua dan mereka juga profesional karena ada kontrak yang dipenuhi," imbuhnya.

Pada Maret lalu, Asisten Pelatih Barito Putera Yunan Helmi dinyatakan positif Corona. Hal itulah yang mendasari seluruh awak tim berkomitmen untuk menjaga protokol kesehatan. (dkk/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler