Baron Pergoki Istri Kerap Chatting dengan Anjar, Peristiwa Berdarah pun Terjadi

Rabu, 15 September 2021 – 19:11 WIB
Ilustrasi - Polisi melakukan olah TKP di lokasi penusukan Anjar, warga Desa Pulaukayu Aro, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi menjadi korban penikaman, Senin (13/9). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, SENGETI - Anjar, warga Desa Pulaukayu Aro, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi, Jambi, menjadi korban penikaman, Senin (13/9). Dia ditikam Man Baron, suami dari rekan wanitanya.

Akibatnya, Anjar mengalami luka serius di pinggang, punggung dan jarinya. Usut punya usut, rupanya Baron cemburu dengan Anjar, yang terlalu dekat sang itri.

BACA JUGA: Perampok Toko Emas Simpang Limun tak Diberi Ampun, Ditembak Mati

Ini setelah Baron memergoki istrinya kerap chatting dengan Anjar di media sosial. Anjar pun tak sungkan membalasnya.

Hanya saja Anjar, menganggap itu merupakan hal biasa. Selain dikarenakan ia dan istri Baron sudah berteman sejak lama. Isi chatingan pun dianggap masih normal.

BACA JUGA: Sok Jago di Depan Warga, Pria Bertato Ini Langsung Ciut Didatangi Polisi, Tuh Mukanya

"Beberapa hari yang lalu, saya pernah chatting di media sosial dengan istrinya. Namanya juga teman, ternyata suaminya cemburu ia pun langsung mengancam saya," ungkap Anjar.

Selang beberapa hari, Anjar dan Baron tidak sengaja bertemu di Desa Pulaukayu Aro, di dekat rumah Baron. Pertemuan itu menyulut emosi Baron, dan mengajak Anjar berduel.

BACA JUGA: Buron Setahun, Bu Kepsek Akhirnya Ditangkap Tim Intelijen, Ternyata Sembunyi di Sini

Man Baro yang emosinya sudah memuncak, lantas mengambil pisau di dalam rumah. Perkelahian pun tak terelakkan, hingga menyebabkan Anjar terluka. Usai melakukan aksinya, Baron kabur.

Meski terluka, Anjar mengaku tak akan menempuh jalur hukum. Lantaran pihak keluarga Baron memilih untuk berdamai.

BACA JUGA: Mencurigakan, Mobil Innova Tak Bertuan Diperiksa Polisi, Isinya Mengejutkan

“Ini jari saya patah akibat kena pisau. Tidak saya laporkan,” tukasnya. (jun/zen/jambi-independent)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler