Batam Peringkat Keempat

Sabtu, 26 Mei 2012 – 10:06 WIB

BATAM - Batam berada di peringkat ke empat di Kepri untuk kelulusan Ujian Nasional (UN) siswa SMA/SMK/MA. Peringkat ini jelas jauh turun dari posisi tahun lalu yang berada diperingkat kedua. Namun angka kelulusan di Batam naik sekitar 0,16 persen dibandingkan tahun lalu.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Batam Muslim Bidin kepada wartawan. "Rengking kita memang turun. Kita berada diperingkat keempat dibawah Anambas. Namun jumlah siswa kita jauh lebih banyak dibandingkan daerah Anambas. Angka kelulusan kita juga naik dibanding tahun lalu yang hanya 99,08 persen, sekarang menjadi 99,24 persen," tutur Muslim, kemarin saat ditemui di kantornya.

Walaupun peringkat Batam turun, Muslim tetap berterima kasih atas peran sekolah dan orang tua yang ikut serta menyukseskan kelangsungan UN. Dijelaskan oleh nya sebanyak 6396 siswa yang mengikuti ujian, sekitar 49 orang siswa tak lulus UN.

"Untuk siswa SMA 28 siswa tak lulus, SMK tiga siswa dan untuk MAN ada 18 siswa yang tak lulus. Namun jumlah siswa yang tak lulus berkurang dari tahun lalu," terang Muslim.

Dari 33 SMA di Batam hanya 24 sekolah yang lulus 100 persen. Sedangkan sebanyak 27 SMK di Batam hanya tiga yang tak berhasil meluluskan semua siswanya. Sementara untuk 12 MA di Batam, hanya tujuh yang siswanya lulus 100 persen. "Hanya 9 SMA yang ada siswanya yang tak lulus UN , empat diantaranya SMA negeri," ujar Muslim.

Menurutnya, walaupun peringkat turun, untuk prestasi siswa Batam memegang nilai 10 besar sekepri. "Tapi untuk prestasi 10 besarnya didominasi oleh siswa SMK di Batam. Seperti lima orang dari SMKN 1, selebihnya SMK Kartini dan SMK permata Harapan. Yang jelas tahun ini adalah tahunnya SMK. Saya dari dulu juga tak meragui kemampuan mereka untuk mendapatkan 10 besar," terang Muslim.

Hal yang membuat Muslim lebih bangga adalah perolehan nilai 10 sebanyak 60 siswa. "Mata pelajaranya bervariasi, yang jelas ada 60 siswa yang dapat nilai 10. Se-Kepri kitalah yang paling banyak mendapatkan nilai 10," kata Muslim.

Dari tiga Mata pelajaran yang di-UN-kan, Muslim mengakui titik kelemahan siswa di Batam ada pada bidang studi Matematika. "Rata-rata siswa banyak turun di Matematika, itu sudah saya prediksi," ujarnya.

Selain itu Muslim juga menjanjikan akan memberi penghargaan kepada siswa terbaik yang mendapat nilai memuaskan. "Pasti ada, yang jelas ada penghargaan untuk siswa terbaik. Berupa apa penghargaannya masih rahasia," tukas Muslim.

Sementara informasi yang didapat Batam Pos, siswa yang tidak lulus paling banyak berada di SMAN 14 sebanyak 11 orang, SMA Kartini sebanyak tujuh siswa, Alazar 3 siswa, selebihnya ada di siswa Batam Bisnis School, SMK Maritim dan beberapa SMA dan MA lainya.

"Yang paling banyak tak lulus di SMAN 14," kata sumber di Dinas Pendidikan Batam, itu.

Ditanya soal itu, Muslim enggan menjawab. "Tunggu besok saja. Takutnya kalau dijawab sekarang siswa pada trauma dan takut," ujarnya..(she/spt/hgt)
BACA ARTIKEL LAINNYA... DPR Minta Eksekusi Trisakti Ditunda


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler