Bawaslu Sebut 2 Racun Demokrasi yang Harus Diberantas

Sabtu, 26 Juni 2021 – 12:45 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Bawaslu RI, Dr Gunawan Suswantoro saat memberikan sambutannya dalam kegiatan webinar ASNetral Demokrasi Berkualitas, Sabtu. (Abdul Fatah)

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Bawaslu RI Gunawan Suswantoro mengatakan pentingnya netralitas dalam penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah (pilkada).

Netralitas penting hadir dari para aparatur sipil negara (ASN), demi menciptakan iklim demokrasi yang sehat dan berkualitas.

BACA JUGA: 4 Tewas, 1 Kritis, Tak ada Warga dan Pekerja yang Disandera

"Pemilu dan pilkada akan berkualitas. Demokrasi secara substansial akan berkualitas jika tidak dicederai dengan ketidaknetralan ASN," ujar Sekjen Bawaslu RI Gunawan Suswantoro saat memberikan sambutan dalam acara webinar ASNetral Demokrasi Berkualitas, Sabtu (26/6).

Menurut dia, ada dua hal yang menjadi racun demokrasi di Indonesia yang patut diberantas, yakni politik uang dan ketidaknetralan ASN.

BACA JUGA: Puan Ingatkan Perang Melawan yang Satu ini Tak Boleh Kendur!

"ASN baik pejabat maupun fungsional pasti punya kekuasaan, link, maupun pengaruh secara sosial di masyarakat dan itu berbahaya bagi demokrasi jika disalahgunakan dalam bentuk ketidaknetralan saat pemilu dan pilkada," katanya.

Dalam webinar yang menghadirkan narasumber Wali Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Ali Ibrahim MH itu, Sekjen Bawaslu memberikan apresiasi kepada Wali Kota Tikep yang ikut mengawasi proses pemilihan kades hingga ke pelosok dan memastikan ASN di Tikep tetap netral dalam proses pilkades.

BACA JUGA: Shandy Aulia Tak Terima Putrinya Dihina, Pakar Kesehatan Jelaskan Kriteria Kurang Gizi

"Ini patut menjadi catatan dan dijadikan contoh bahwa kepala daerah dapat mendukung gerakan sadar netralitas ASN," ujarnya.

Secara khusus, Sekjen Bawaslu mengajak seluruh ASN di Indonesia untuk bersama-sama membuktikan bahwa netralitas dapat mendorong kualitas demokrasi di Indonesia.

"Mari sama-sama untuk buktikan bahwa netralitas ASN bisa meningkatkan kualitas demokrasi, terutama dalam menghadapi pemilu dan pilkada serentak tahun 2024," ujarnya.

Selain itu, Gunawan memberi amanah sekaligus tantangan untuk jajaran Bawaslu di Provinsi Maluku Utara (Malut).

Semangat netralitas ASN harus digiatkan secara masif hingga diketahui seluruh lapisan ASN di provinsi ini.

Bawaslu Malut sendiri saat ini sedang menggalakkan sosialisasi terkait netralitas ASN dalam program "Bangun Kerja Sama Gerakan Sadar Netralitas ASN" (BAKUGASA ASNetral).

Dalam mengawali program itu, Bawaslu Malut telah menjalin kerja sama dengan Pemkot Ternate dan Tidore Kepulauan (Tikep) yang MoU-nya telah ditandatangani pada tanggal 2-4 Juni 2021.(Antara/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler