Bayi 9 Bulan Ditemukan Tewas dengan Leher Tergorok

Minggu, 22 Juli 2018 – 18:44 WIB
Ilustrasi POlice line. Foto: AFP

jpnn.com, MUARATEBO - Seorang bayi mungil berinisial FK, 9 bulan, ditemukan tewas mengenaskan di pinggir jalan oleh warga di Desa Jambu Bawah Kecamatan Tebo Ulu, Jambi, Jumat (20/7) sekitar pukul 06.00 Wib.

Bayi mungil ini pertama kali ditemukan salah satu warga yang hendak ke kebun. Korban saat ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dan dikerubuti semut. Selain itu juga, terdapat luka menganga di bagian leher korban. Korban sepertinya digorok.

BACA JUGA: Herdi Tewas Mengenaskan Ditembak 2 Pengendara di Penjaringan

Kejadian tersebut dibenarkan Camat Tebo Ulu, Firdaus Syukur. Dirinya juga mengatakan bahwa korban telah dibawa ke puskesmas Tebo Ulu dan dilakukan autopsi.

"Setelah ditemukan tadi pagi, jasad korban lalu dibawa ke Puskesmas Tebo Ulu untuk dilakukan otopsi, terdapat luka menganga di leher korban, diduga akibat sayatan benda tajam," jelas Camat.

BACA JUGA: Ayah Tewas Dihabisi Anak Kandung yang Alami Gangguan Jiwa

Camat juga menjelaskan bahwa dari keterangan warga, korban pada sore kemarin Kamis (19/7) dibawa kabur oleh ayah kandungnya yang berinisial DK dari rumah hingga malam harinya tak kunjung pulang, sehingga keluarga melakukan pencarian.

"Kalau dari keterangan keluarga korban, korban sore kemarin dibawa ayahnya, namun hingga malam tak juga pulang, kemudian warga melakukan pencarian hingga shubuh namun tidak diketemukan, paginya jasad korban ditemukan bersimbah darah di pinggir jalan," ungkap camat.

BACA JUGA: Siswa Langsa Ditemukan Bersimbah Darah

Saat ini, kata camat, kasus ini telah diserahkan ke pihak kepilisian. Sedangkan ayah korban masih terus dilakukan pencarian. "Ayah korban sendiri sampai saat ini belum diketenukan dan masih terus dilakukan pencarian," tuntas Camat.

Kapolsek Tebo Ulu, Iptu Iswahyudi saat dikonfirmasi menerangkan bahwa bahwa untuk sementara tersangka pembunuhan balita tersebut adalah ayah kandung korban sendiri yang berinisial DK yang setelah keajdian langsung melarikan diri.

‘‘Tersangka diduga adalah ayahnya sendiri yang menurut keterangan warga kabur ke kebun. Dan saat ini, kita baru menemukan sepeda motor yang diduga milik pelaku. Meski demikian kita bersama warga terus melakukan penyisiran di areal kebun yang diduga tempat persembunyian tersangka,’‘ ungkap Kapolsek.

Kapopsek juga menjelaskan bahwa kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 08.00 Wib atas laporan warga Desa Jambu, Kecamatan Tebo Ulu, soal penemuan jasad balita di Dusun III desa tersebut.

Begitu menerima laporan, pihaknya langsung ke TKP. Di tempak kejadian, pihak kepolisian menemukan saksi yakni Sabro yang tidak lain adalah orang yang pertama kali menemukan jasad balita tersebut.

‘‘Saat itu saksi hendak ke kebun. Didalam perjalanan saksi melihat jasad balita dengan luka gorok di leher dan dikerumuni semut,’‘ ungkap Kapolsek.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban diduga dibunuh oleh ayah kandungnya sendiri yang berinisial DK. Hal tersebut berawal dari terduga pelaku DK yang cekcok dengan isterinya yang juga ibu kandung korban pada Kamis (19/7), hingga keduanya saling memperbutkan korban.

Namun pada akhirnya korban berhasil diambil dan dibawa kabur oleh tersangka DK pada sore harinya sekitar pukul 16.00 Wib.

Keluarga yang mengetahui kejadian tersebut, langsung mencari dan mengejar pelaku dan korban, tapi hingga pukul 03.00 dini hari, keduanya tidak diketemukan. Namun ketiga ditemukan pagi harinya, korban sudah tidak bernyawa dengan luka gorok di bagian leher.

Hingga saat ini terduga pelaku yang juga dikenal suka mabuk-mabukan tersebut masih terus dilakukan pencarian dan pengejaran oleh pihak kepolisian. (bjg)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Isak Tangis Iringi Pemakaman Dua Bocah yang Dibunuh Sang Ibu


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler