Bayi Kembar Ditinggal Orang Tuanya

Tak Sanggup Bayar Biaya RS

Jumat, 27 Januari 2012 – 17:31 WIB

BATAM - Dua bayi kembar ini lahir masing-masing dengan berat badan 1,3 kilogram pada 20 Januari, lalu. Bayi yang seharusnya sudah menemukan kehangatan keluarga itu masih terbaring di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK), karena ditinggal orang tuanya, Endro dan Faiza. Alasannya, diduga karena mereka tak punya biaya untuk menebus biaya rumah sakit Rp15 juta.

Bayi tersebut lahir lewat operasi caesar. Meski bobotnya tak normal, kedua bayi itu sehat.  Tak ada cela sedikit pun pada fisiknya, bahkan raut mukanya terlihat begitu ganteng. Senyum kedua bayi ini terlihat mengembang lewat kaca tabung incubator. 

Saat Batam Pos berkunjung, tawa kecil dan senyum bayi kembar tersebut mengembang. Entah apa yang dirasa oleh keduanya, namun kedua bayi itu menampakkan kegembiraannya dengan memainkan kaki dan senyum lucunya.  

Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan RSBK, Donny Irawan, mengaku tidak mengetahui pasti alasan kenapa kedua orangtuanya meninggalkan bayi kembarnya. Ketika masuk ke RSBK, kedua Endro dan Faiza mendaftar dengan alamat kawasan Pelita. Namun RSBK tidak menemukan kedua orang itu di alamat yang ditulis. "Ibunya kelahiran Jakarta dan mengaku tinggal di Pelita," ujarnya kepada Batam Pos.

Menurut Donny, pihak rumah sakit akan terus memberikan perawatan dengan intensif agar berat badan kedua bayi ini normal. Selama satu minggu di dalam tabung incubator bayi kembar ini sudah mengalami perubahan dari segi ketahanan fisik maupun berat. Sementara untuk perawatan, kedua bayi itu harus dalam tabung incubator selama satu bulan.

Selain itu, pihak rumah sakit tetap menunggu iktikad baik dari kedua orangtua bayi kembar itu untuk melunasi biaya perawatan yang belum dibayar sama sekali. Pihak rumah sakit memahami kekurangan finansial yang dialami kedua orangtuanya. "Ya mudah-mudahan bisa secepatnya dan bisa ada yang membantu," tukasnya.

Selama satu minggu sejak 20 - 26 Januari 2012, biaya kedua bayi ini mencapai Rp3 juta saja. Sementara khusus untuk biaya persalinan karena menggunakan operasi cesar pihak rumah sakit mengenakan biaya Rp12 juta, sehingga total biaya yang belum dibayar sampai kemarin adalah Rp15 juta. "Kita tunggu aja mas, semoga keluarganya secepatnya ada bantu," ungkapnya.

Endro sang ayah dari bayi kembar ini ketika coba dihubungi Batam Pos via pesan pendek (SMS) tidak memberikan jawaban satu pun. Bahkan ketika dihubungi via telepon, Endro sama sekali tak menjawab telepon.(nal/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Polisi Imbau Tahanan Lapas Bima Serahkan Diri


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler