BBW Optimistis Target Rp 70 Miliar Tercapai

Senin, 01 Oktober 2018 – 14:45 WIB
Suasana pameran BBW di JX International. FOTO : Jawa Pos

jpnn.com, SURABAYA - Untuk ketiga kalinya, pameran buku internasional bertajuk Big Bad Wolf (BBW) hadir di kota Surabaya. Lebih dari 3 juta buku siap memanjakan para bookaholic. Seperti kegiatan sebelumnya, event tahun ini juga dipusatkan di JX International. Nonstop sejak Kamis (27/9) hingga 8 Oktober mendatang.

Antusiasme pengunjung sangat besar. Dalam tiga hari, omzet acara yang didukung Bank Mandiri tersebut mencapai Rp 9 miliar. Sementara itu, pengunjung yang datang tercatat 7.500 orang. Jumlah itu sudah pasti terus bertambah setiap hari. "Targetnya bisa mencapai Rp 70 miliar sampai penutupan," kata Senior Vice President Regional Transaction and Consumer Head Mandiri Susatyo Anto Budiyono.

Bank Mandiri memberikan keistimewaan kepada nasabahnya yang melakukan transaksi. Misalnya, tambahan diskon 50 persen dengan penukaran Fiestapoin, bonus voucher hingga Rp 400 ribu, serta cicilan 0 persen bagi pengguna kartu kredit Mandiri. "Sangat yakin target itu tercapai Waktu preview sale saja, ada yang belanja sampai Rp 46 juta," ujar pria yang akrab disapa Tyo itu.

Koleksi buku yang dijual terus bertambah. Pada tahun pertama, BBW menyiapkan 2 juta buku. Tahun berikutnya ditambah 500 ribu dan kali ini menjadi 3 juta buku. Selain itu, komposisi genre bukunya sedikit berbeda. Tahun ini BBW lebih banyak menghadirkan buku anak-anak. Mencapai 70 persen dari keseluruhan koleksi. "Karena waktu tahun pertama dan kedua, penjualan terbanyak memang di kategori anak-anak," tambah Tyo.

Menurut dia, hal itu sevisi dengan tujuan dibukanya BBW. Yakni, untuk meningkatkan minat baca warga Surabaya dan sekitar, terutama anak-anak. "Kalau yang mahasiswa atau dewasa, kansepertinya lebih tertarik dengan buku online. Anak-anak kan masih suka yang hard cover dan menarik yang ada activity atau pop up," katanya.

Salah seorang pembeli di BBW adalah Yenny Widjojo. Dia mengaku sudah menghabiskan uang lebih dari Rp 3 juta dalam satu kali transaksi. Kebanyakan yang dibeli buku anak-anak untuk keponakannya. Terutama buku yang diletakkan di seksi activity. "Buku untuk anak-anak sekarang terasa sekali lebih banyak ketimbang tahun-tahun sebelumnya," ucapnya. (bin/c6/ayi)

BACA JUGA: Penyebab Utama UKM Sulit Naik Kelas

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lentera, Produk Terbaru Asuransi BRI Life Untuk Gen Milenial


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler