Bea Cukai Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19 di Berbagai Daerah

Rabu, 22 April 2020 – 23:51 WIB
Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Syarif Hidayat dan jajaran pegawai Bea Cukai. Foto: Humas Bea Cukai

jpnn.com, JAKARTA - Di tengah pandemik Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) semangat membantu dan berbagi terus ditunjukkan oleh Bea Cukai di berbagai daerah.

Menurut Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Syarif Hidayat, bantuan yang disebarkan oleh Bea Cukai di berbagai daerah semata ditujukan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi ini.

BACA JUGA: Perusahaan Ini Minta Fasilitas Kawasan Berikat ke Bea Cukai

“Selain kami memastikan pelayanan dan pengawasan berjalan dengan normal, kami berupaya meringankan beban masyarakat dengan memberikan bantuan pokok yang dibutuhkan,” ungkap Syarif.

Pada Sabtu (18/4), Bea Cukai Ketapang memberikan sejumlah paket sembako kepada masyarakat di wilayah Kauman, Ketapang.

BACA JUGA: Gustaf Tamo Mbapa, Putra Sumba Dipercaya AHY Jadi Pengurus Demokrat 2020-2025

“Bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian Bea Cukai Ketapang atas terjadinya pandemi Covid-19, terutama untuk warga di zona merah yang banyak kehilangan mata pencahariannya,” jelas Shodikin, Kepala Subbagian Umum Kantor Bea Cukai Ketapang.

Kabupaten Ketapang merupakan salah satu daerah yang berpotensi rawan Covid-19, di beberapa Kelurahan sudah ditetapkan masuk dalam zona merah. Salah satu daerah tersebut adalah Kelurahan Kauman.

BACA JUGA: Bea Cukai Balikpapan Gelar Pertemuan dengan Wali Kota dan Pimpinan Perusahaan, Nih Agendanya

Beberapa waktu terakhir, warga mengeluhkan dampak pandemi Covid-19 ini, banyak warga Kauman yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) serta penolakan lamaran kerja.

Semangat berbagi yang sama ditunjukkan oleh Bea Cukai Belawan, pada hari Rabu (15/04), Bea Cukai Belawan membagikan 100 paket sembako kepada masyarakat di sekitar Kecamatan Medan Kota Belawan.

“Sembako tersebut ditujukan kepada masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari penghasilan harian, diharapkan donasi ini dapat sedikit membantu mereka,” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Belawan, Tri Utomo Hendro Wibowo.

Sementara itu, Bea Cukai Tanjungpinang melalui Persekutuan Warga Kristennya membagikan 80 paket sembako pada Minggu (19/4).

“Kegiatan bakti sosial ini dilakukan dengan membagikan sebanyak 80 paket sembako kepada warga di kota Tanjungpinang khususnya bagi warga yang masih harus bekerja dari luar rumah ditengah situasi penyebaran Covid-19 yaitu petugas kebersihan, pekerja bangunan, pedagang dan tukang parkir,” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Tanjungpinang, Muhammad Syahirul Alim.

Tidak ketinggalan Bea Cukai Teluk Bayur yang bersinergi dengan Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Sumatera Barat melakukan aksi bakti sosial pada Senin (20/04).

“Bantuan berupa sembako dan masker kami bagikan kepada para nelayan yang sedang melaut di daerah perairan Sungai Pinang dan juga kepada masyarakat Nagari Sungai Pinang, Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak akibat penyebaran virus Covid-19.,” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Teluk Bayur, Hilman Satria.

Selain membagikan kebutuhan pokok, Bea Cukai juga mendonasikan alkohol sebagai bahan pembuatan hand sanitizer.

Pada Kamis (16/04), Bea Cukai Amamapare Bea Cukai Amamapare menyumbangkan Alkohol cair yang berkadar 96% sebagai bahan dasar hand sanitizer kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Mimika.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami, dimana saat ini persediaan kami juga sangat terbatas. Saya mengucapkan terima kasih kepada Kantor Bea Cukai Amamapare telah membantu kami dalam melawan pandemi ini.” tutur Reynold, selaku juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Mimika.

Selain itu, Bea Cukai Amamapare juga menyumbangkan cairan alkohol kepada rumah sakit Mitra Masyarakat yang menjadi rumah sakit rujukan di wilayah Timika.

“Sebanyak dua buah jerrycan kami sumbangkan untuk tenaga medis di rumah sakit tersebut. Mungkin terlihat sedikit, namun manfaatnya bagi keberlangsungan kegiatan tenaga medis ini sangat banyak. Selain untuk bahan baku hand sanitizer, alkohol ini bisa digunakan rumah sakit untuk kegiatan perawatan pasien yang positif maupun yang dalam pengawasan,” ungkap Kepala Subseksi Kepatuhan Pelaksanaan Tugas, Abdul Rahim.(ikl/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler