Bea Cukai: Bea Masuk Alami Pertumbuhan 1,8 Persen

Selasa, 28 November 2023 – 20:34 WIB
Bea Cukai menjelaskan bahwa hingga Oktober 2023 pihaknya turut berkontribusi sebesar Rp 220,8 triliun. Foto: dok Bea Cukai

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa kinerja baik APBN per Oktober 2023 masih on-track dengan pendapatan negara mencapai Rp 2.240,1 triliun atau meningkat 2,8 persen (yoy).

Kinerja belanja APBN yang mencapai Rp 2.240,8 triliun pun menunjukan hasil yang baik dengan fokus tetap memberikan beragam manfaat langsung kepada masyarakat.

BACA JUGA: Gubernur Jatim Menobatkan Bea Cukai Malang sebagai Instansi Pendukung IKM Ekspor

Hal ini direalisasikan dalam bentuk perlindungan sosial, kesejahteraan petani, fasilitas UMKM, pendidikan, infrastruktur, dan investasi yang berfokus pada sektor prioritas.

"Meskipun di tengah hasil positif hingga saat ini, Indonesia harus tetap waspada dengan risiko dan ketidakpastian global yang meningkat karena dampak pascapandemi, geopolitik, volatilitas pasar uang, inflansi komoditas, serta perlambatan pertumbuhan ekonomi global," kata Menkue Sri Mulyani.

BACA JUGA: Bea Cukai Bandung Ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Encep Dudi Ginanjar menjelaskan bahwa hingga Oktober 2023 pihaknya turut berkontribusi sebesar Rp 220,8 triliun atau 72,8 persen dari target APBN.

Sektor cukai menjadi tumpuan dengan total penerimaan mencapai Rp 169,8 triliun, didukung penerimaan bea masuk sebesar Rp 41,4 triliun dan penerimaan bea keluar Rp 9,7 triliun.

BACA JUGA: Bea Cukai Cegah 5,7 Juta Batang Rokok Ilegal Beredar di Sumatra

“Dibandingkan tahun sebelumnya, bea masuk mengalami pertumbuhan 1,8 persen karena pengaruh tarif efektif, menguatnya kurs USD, dan impor komoditas utama," kata dia.

Sementara itu, kata dia, bea keluar dan cukai mengalami penurunan masing-masing 74,4 persen dan 4,3 persen yang diakibatkan penurunan harga CPO, penurunan volume ekspor tembaga, berhentinya ekspor bauksit, serta penurunan produksi rokok golongan I.

"Meskipun terdapat pelambatan di beberapa sektor, Bea Cukai tetap berupaya mengoptimalkan penerimaan negara melalui kinerja pelayanan dan pengawasan. Kami juga mengapresiasi segala kontribusi dan dukungan yang telah diberikan oleh masyarakat terhadap kinerja APBN dan Bea Cukai, sehingga secara kontinu dapat memberikan manfaat," tutup Encep. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Berkat Inovasi Ini, Bea Cukai Tanjung Emas Raih Penghargaan dari MenPAN-RB


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Bea Cukai   APBN   bea masuk   Cukai   Sri Mulyani  

Terpopuler