Bea Cukai & Kastam Malaysia Gelar Pertemuan Bilateral di Medan, Isu Penting Ini jadi Pembahasan

Senin, 28 Agustus 2023 – 17:26 WIB
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Askolani yang juga Ketua Delegasi Indonesia bersama Ketua Delegasi Malaysia , Dato’ Haji Zazuli Bin Johan pada pertemuan bilateral ke-19 di Kota Medan, Sumatera Utara pada Rabu (23/8). Foto: dokumentasi humas Bea Cukai

jpnn.com, MEDAN - Instansi kepabeanan Indonesia dan Malaysia, yakni Bea Cukai dan Royal Malaysian Customs Department (RMCD) atau Kastam Malaysia menggelar pertemuan bilateral ke-19 di Kota Medan, Sumatera Utara pada Rabi (23/8).

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Encep Dudi Ginanjar menyampaikan pada pertemuan tahunan antarpimpinan tertinggi administrasi pabean Indonesia dan Malaysia membahas isu-isu strategis di bidang kepabenaan dan cukai, meliputi enforcement, narcotics supervision, customs matters, excise matters dan capacity building.

BACA JUGA: Selamat, Kanwil Bea Cukai Sumbagbar Raih Penghargaan di Ajang Tribun Lampung Award

Forum tersebut juga merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan dan memperkuat kerja sama kepabeanan kedua negara.

"Beberapa tujuan dari kegiatan tersebut adalah me-review kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan oleh kedua pihak dalam rangka kerja sama bilateral," kata Encep melalui keterangan, Senin (28/8).

BACA JUGA: Bea Cukai dan Kemenkeu Satu Edukasi UMKM di Banten dan Jakarta

Selain itu, lanjut dia, pertemuan tersebut juga mendiskusikan kendala-kendala yang terjadi, serta langkah-langkah ke depan untuk meningkatkan kegiatan kerja sama, serta bertukar informasi terkait best practice kepabeanan kedua negara.

"Utamanya ialah dalam rangka penegakan hukum kepabeanan, pengawasan dan pemberantasan pelanggaran kepabeanan, serta fasilitasi perdagangan," sebutnya.

Encep menyebutkan Bea Cukai dan RMCD telah memiliki payung hukum kerja sama kepabeanan, yakni Memorandum of Understanding between The Government of The Republic of Indonesia and The Government of Malaysia on Cooperation and Mutual Administrative Assistance on Customs Matters yang ditandatangani pada 10 November 2021.

Acara tersebut dibuka Direktur Jenderal Bea dan Cukai Askolani yang juga bertindak sebagai Ketua Delegasi Indonesia didampingi 7 pejabat Bea Cukai sebagai anggota delegasi.

Dari pihak Malaysia, Dato’ Haji Zazuli Bin Johan bertindak sebagai Ketua Delegasi Malaysia, yang didampingi oleh lima pejabat RMCD sebagai anggota delegasi.

"Pembahasan diawali dengan penyampaian review atau perkembangan tindak lanjut pertemuan bilateral sebelumnya yang berlangsung secara daring pada 8 Februari 2022," terangnya.

Salah satunya yang dibahas adalah pelaksanaan kembali sinergi bersama Bea Cukai-RMCD di perbatasan laut dan perbatasan darat kedua negara melalui operasi Patkor Kastima dan Joint task Force on Narcotics.

Selain itu, lanjut Encep, ada beberapa kegiatan lainnya terkait kerja sama kedua administrasi pabean.

Pertemuan bilateral ke-19 itu juga membahas kerja sama di bidang kepabeanan, pengawasan dan cukai, yang difokuskan untuk pembahasan beberapa isu penting, seperti kerja sama di bidang pengawasan, penindakan narkotika, kepabeanan, dan bahasan lainnya seperti tata kelola pemerintah yang baik.

Dilaksanakan pula pertukaran data dan informasi terkait laboratorium Bea Cukai untuk mengakomodasi permintaan khusus dari RMCD yang tengah mempelajari pembentukan laboratorium dari Bea Cukai.

Seluruh delegasi Bea Cukai dan RMCD juga berkesempatan melaksanakan study visit ke Balai Laboratorium Bea dan Cukai (BLBC) Kelas II Medan.

Pada kunjungan itu, selain mendengarkan pemaparan pihak BLBC Medan, delegasi RMCD juga melaksanakan tour laboratorium guna melihat beberapa peralatan yang digunakan untuk pemeriksaan kepabeanan dan cukai, serta proses pemeriksaan di laboratorium.

Kunjungan tersebut ditutup dengan melihat peragaan mobile lab BLBC Medan.

Menurut Encep, kedua pihak berkomitmen untuk melaksanakan kembali kerja sama atau kegiatan-kegiatan yang sempat tertunda maupun meningkatkan kerja sama yang sudah berjalan dengan semangat kekeluargaan yang dilandasi dengan kesadaran akan pentingnya kerja sama yang efektif bagi kedua belah pihak.

"Sebagai langkah konkret, akan disusun beberapa kesepakatan yang akan diformulasikan ke dalam bentuk agreed statements yang ditandatangani oleh kedua pimpinan administrasi pabean," kata Encep lagi.

Dia berharap dan memohon dukungan masyarakat Indonesia, agar Bea Cukai semakin baik dalam menjalankan tugas dan fungsinya, dan kerja sama dengan RMCD ini dapat menghasilkan manfaat untuk peningkatan perekonomian dan stabilitas keamanan negara. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler