Bea Cukai Kualanamu Fasilitasi Pengeluaran Komoditi Impor Agar Lebih Cepat

Rabu, 06 Februari 2019 – 10:39 WIB
Petugas Bea Cukai saat mengecek komiditi impor. Foto: Humas Bea Cukai

jpnn.com, MEDAN - Bea Cukai Kualanamu lakukan pengawasan terhadap importasi sapi yang dilakukan oleh PT Ultra Sumatra Dairy Farm.

Dengan mempertimbangkan aspek kecepatan pelayanan dan tetap memperhatikan hak-hak negara, pengawasan terhadap importasi tersebut dilakukan dengan metode truck lossing atau pengeluaran tanpa melewati gudang dan langsung dimuat di atas teuk untuk kemudian dikeluarkan dari Kawasan Pabean.

BACA JUGA: Komitmen Lindungi Masyarakat, Ini Aksi Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Barang Ilegal

Kepala Kantor Bea Cukai Kuala Namu, Bagus Nugroho Tamtomo Putro mengungkapkan fasilitas truck lossing dapat diterapkan terhadap komoditi tertentu.

“218 sapi yang diimpor tersebut telah menempuh perjalanan jauh sehingga untuk menghindari stress yang mengakibatkan penurunan kualitas susu maka pengeluaran sapi tersebut kami fasilitasi dengan pemeriksaan tanpa melewati gudang,” ungkap Bagus.

BACA JUGA: Bea Cukai Gelar Pertemuan dengan Customs of Timor Leste Bahas Beberapa Kesepakatan

Bagus menambahkan aspek keamanan dan pemenuhan hak-hak negara tidak lepas dari pengawasan Bea Cukai.

Di awal bulan November 2018, PT USDF telah mengimpor sebanyak 212 sapi dengan jenis yang sama. Saat ini, pasokan sapi perah milik PT USDF sudah sebanyak 430 sapi.

BACA JUGA: Bea Cukai Kabagtim, BNN, dan TNI AL Amankan 6,7 Kg Sabu-sabu

Importasi ini adalah salah satu investasi konkret PT USDF dalam membangun pabrik susu sapi di Desa Pertibi Tembe, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.(jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Aksi Bea Cukai Tangkap Barang Ilegal di Berbagai Daerah


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler