Bea Cukai Memonitor Kinerja Pengguna Jasa Melalui CVC

Selasa, 13 Juli 2021 – 15:53 WIB
Petugas Bea Cukai melakukan kegiatan Customs Visit Customers. Foto: Humas Bea Cukai

jpnn.com, JAKARTA - Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Barat dan Bea Cukai Sumatera Bagian Timur (Sumbagtim) melakukan kegiatan customs visit customer (CVC) guna memonitor kinerja pelaku usaha khususnya di bidang kepabeanan dan cukai.

Bea Cukai Jawa Barat (JabarP melakukan CVC ke PT HM Sampoerna, perusahaan yang mendapatkan fasilitas cukai berupa penundaan pembayaran cukai.

BACA JUGA: Bea Cukai Raih Capaian Penerimaan Memuaskan di Semester I

Perusahaan yang berlokasi di Karawang itu bergerak di bidang manufaktur dan perdagangan rokok kretek, sekaligus salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jabar Saipullah Nasution mengatakan CVC kali ini dilakukan lantaran pandemi Covid-19 berdampak terhadap berbagai sektor usaha, salah satunya industri rokok.

BACA JUGA: Rachman Thaha: di Negara Jiran Perdagangan Vaksin Covid-19 Dianggap Ilegal, Pelakunya Dihukum

"Sebagai penyumbang penerimaan terbesar di Jawa Barat, diperlukan asistensi dan konsultasi terkait permasalahan yang dihadapi perusahaan sehingga target penerimaan negara dapat tercapai," kata Saipullah.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan pembaruan informasi mengenai dampak dan perubahan yang dialami perusahaan selama pemberian fasilitas kepabeanan dan cukai serta masukan terhadap implementasi kebijakan.

BACA JUGA: Gudang Penimbunan Obat Covid-19 di Kalideres Digerebek, Ada Ribuan Dus, Ya Ampun

Sebagaimana diketahui, CVC merupakan program yang rutin dilakukan oleh Bea Cukai guna membangun komunikasi dua arah dengan pengguna jasa sehingga terjalin kerja sama yang baik demi kelancaran perekonomian negara.

"Sesuai arahan direktur jenderal, disampaikan pentingnya sinergi dan komunikasi demi tercapainya tujuan bersama," ujar Saipullah.

CVC juga dilakukan Kanwil Bea Cukai Sumbagtim bersama tim klinik ekspor Bea Cukai Tanjung Pandan dengan mengunjungi para pelaku usaha, yaitu PT Garuda Artha Resources (eksportir Kaolin), PT Arya Prima Sentosa (calon eksportir Kaolin), PT Nelayan Mitra Mandiri dan PT Duta Buana Pasific (eksportir ikan beku) di Belitung.

Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Bea Cukai Sumbagtim Sad Wibowo Erijanto mengatakan CVC dilaksanakan dalam rangka klinik ekspor dan reform by location.

“Tujuannya untuk meningkatkan potensi ekspor di wilayah Sumbagtim dan merupakan upaya mendukung pemulihan ekonomi nasional melalui kegiatan ekspor,” Kata Sad Wibowo. (*/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler