Beasiwa Korban Sinabung Cair 7 Februari

Rabu, 05 Februari 2014 – 16:30 WIB

jpnn.com - JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengucurkan dana pendidikan Rp 4,6 miliar bagi pengungsi akibat letusan Gunung Sinabung.

Dana ini dipakai untuk biaya seragam sekolah, peralatan sekolah, tenda belajar, program trauma healing dan beasiswa dari tingkat SD sampai Perguruan Tinggi .

BACA JUGA: Sekolah Inklusi Belum Maksimal

"Meski ada bencana ini, pemenuhan kebutuhan dasar, psikolgis dan sosial, pendidikan harus ada. Tidak boleh ada yang drop out atau pendidikannya sampai terhenti. Sehingga Kemendikbud pun mengucurkan dana ini," ujar Sekretaris Utama BNPB, Fatchul Hadi dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Juanda, Jakarta Pusat, Rabu, (5/2).

Bantuan ini akan diberikan pada 7 Februari 2014. Beasiswa anak SD Rp 1juta/tahun, SMP Rp1,5 juta/tahun, SMA atau SMK Rp 2 juta/ tahun. Sedangkan perguruan tingggi sebesar Rp 2,1 juta/semester.

BACA JUGA: Kebobolan Dosen Doktor padahal Berijazah S1 dan S2

Kampus Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Negeri Medan (UNIMED) juga akan membebaskan SPP untuk siswa yang terdampak erupsi.

"USU akan melakukan bimbingan belajar anak sekolah yang akan Ujian Nasional (UN)," imbuh Fachtul.

BACA JUGA: Cegah Penipuan, Sarankan Siswa Rahasiakan Nomor Peserta

Selain di bidang pendidikan, pemerintah juga fokus memperbaiki tempat ibadah di sekitar lokasi Sinabung yang terkena dampak erupsi. Untuk itu, Kementerian Agama menyiapkan dana total Rp 3,6 miliar untuk membangun fasilitas beribadah. Di antaranya masjid, gereja dan sarana pendidikan raudhatul athfal.

Tempat ibadah yang rusak sedang mendapat alokasi masing-masing Rp 60 juta, sementara bangunan ibadah yang rusak berat mendapat bantuan dana Rp 100 juta.

"Kemenag juga akan mmeberikan bantuan beasiswa BOS bagi siswa pendidikan keagamaan dengan besaran yang sama dengan Kemendikbud," tandas Fachtul. (flo/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Unisma Kekurangan Peneliti


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler