Begal Main Tebas, Tangan Korban Putus, Ngeri!

Kamis, 29 November 2018 – 05:52 WIB
Kantor Polisi. Foto: dokumen JPNN

jpnn.com, MAKASSAR - Aksi begal di wilayah Kota Makassar, Sulsel, sungguh mengerikan. Kasus terakhir terjadi Senin, 26 November dini hari. Pelaku menebas tangan korbannya, Imran.

Kapolrestabes Makassar Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, berjanji menindak tegas pembegal. Bahkan untuk mengungkap kasus ini, pihaknya membentuk tim khusus.

BACA JUGA: Usai Dicekoki Sabu-sabu, Remaja Ini Digarap di Rumah Pelaku

"Kami berupaya melakukan pengungkapan. Sekarang saya bentuk tim khusus untuk mengungkap kasus ini. Saya fokus ke kasus ini. Mohon doanya," kata Wahyu, seperti diberitakan Fajar (Jawa Pos Group).

Sementara itu, jejak pelaku belum menemui titik terang. Anggota Kepolisian Polsek Tallo masih mengumpulkan alat bukti, selain keterangan korban dan saksi-saksi lain.

BACA JUGA: Penyekap Perempuan Bisu dan Tuli Ini Dihadiahi Timah Panas

"Kita masih penyelidikan. Dari keterangan korban, ada dua orang pelaku. Mereka memakai sepeda motor automatik. Ini informasi awal dan masih kita kembangkan," ujar Kapolsek Tallo, Kompol Amrin Ambo Tang.

Korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Awal Bros. Imran menceritakan bagaimana pelaku menyerang dirinya sekitar pukul 00.30 Wita. Saat itu dia janjian dengan sahabatnya untuk bertemu di sekitar Jalan Datuk Ditiro.

BACA JUGA: Begini Cara Aman Menghindar dari Begal

Saat tiba di sana, dia menghentikan kendaraannya, lalu menghubungi rekannya melalui telepon genggam. Saat itu pula dua orang pelaku datang menghampirinya. Mereka membawa parang.

Kedua pelaku langsung minta gawai miliknya. "Saya lari. Saya lihat dia mau tebas saya pakai parang. Saya langsung tahan pakai tangan. Di situ langsung putus tangan saya," kata Imran.

Imran pun merintih kesakitan, pergelangan tangannya sudah tergeletak di atas jalan raya. "Pelaku bawa hape saya dan pergi," kisahnya.

Tak berselang lama, warga berkerumun. Lalu seorang lelaki berbaju kaus putih datang. Namanya Khairul. Ia mengaku sebagai sahabat korban.

Khairul kemudian membawa Imran ke Rumah Sakit Awal Bros. "Saya teman satu kampungnya. Saya tinggal di Datu Ribandang," aku Khairul. Dia saat itu janjian bertemu Imran. (rud/dia)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 7 Kali Curi Motor, 4 Begal di Indramayu Dapat Hadiah


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler