Begini Cara Bea Cukai Dorong Pengusaha Lokal Tembus Pasar Global

Kamis, 09 September 2021 – 19:08 WIB
Petugas Bea Cukai mengunjungi langsung perusahaan yang menghasilkan produk plywood untuk memberikan asistensi dan solusi atas kendala yang dihadapi untuk melakukan ekspor. Foto: Bea Cukai.

jpnn.com, JAKARTA - Bea Cukai tiada hentinya untuk terus mendorong pelaku usaha hingga ke daerah-daerah agar bisa melakukan ekspansi menjual produknya ke pasar global.

Sistem jemput bola juga diterapkan untuk memberikan asistensi kepada perusahaan besar maupun pelaku usaha menengah.

BACA JUGA: Bea Cukai Gencarkan Program Customs Visit Customer

"Berbagai upaya dan fasilitas kami maksimalkan untuk terus menggenjot ekspor," kata Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai, Tubagus Firman Hermansjah, Kamis (9/9).

Bea Cukai Magelang, misalnya, selain konsisten memberikan asistensi kepada pengusaha UMKM, juga menerapkan sistem jemput bola dengan menyasar pameran di sebuah mal untuk menjaring produk UKM berpotensi ekspor.

BACA JUGA: Bea Cukai Kawal Ekspor Perdana 2 Perusahaan Lokal di Yogyakarta dan Ternate

Untuk UMKM, asistensi diberikan kepada pengusaha yang memiliki produk unggulan berupa pot tanaman organik dari anyaman tali sabut kelapa yang berlokasi di Kecamatan Mertoyudan.

Pembinaan yang diberikan meliputi teknik perdagangan internasional, perizinan eksportir hingga tata laksana kepabeanan di bidang ekspor.

BACA JUGA: Langkah Nyata Bea Cukai Dukung Percepatan NLE di Pelabuhan Tanjung Emas

"Kegiatan tersebut merupakan bagian gerakan berkelanjutan yang dilaksanakan Bea Cukai Magelang untuk meningkatkan ekspor nasional, khususnya produk-produk UKM," jelas Firman.

Bea Cukai Jambi melalui tim klinik ekspornya juga melakukan kegiatan serupa.

Kali ini yang dikunjungi adalah Rumah Produksi UMKM Nekno, yang memproduksi berbagai aneka ragam produk makanan, minuman, dan olahan kerajinan.

"Asistensi dilakukan dengan berbincang bersama mengenai kegiatan ekspor, kemasan produk, dan kendala-kendala yang dihadapi oleh pengusaha UMKM," sebutnya.

Bea Cukai juga bergerak di wilayah timur Indonesia.

Petugas Bea Cukai Ambon menyambangi Bumi Bupolo, Kabupaten Buru, untuk mendorong pelaku usaha di daerah tersebut melakukan ekspor.

Asisten juga diberikan pada PT Wainibe Wood Industries, pabrik pengolahan kayu dengan produk akhir berupa plywood.

Bea Cukai Labuan Bajo juga berperan aktif mendorong ekspor melalui sosialisasi dan asistensi kepada pelaku UMKM di Kabupaten Sikka, Flores.

Upaya ini juga membuahkan piagam apresiasi dari Asosiasi Pelaku UMKM dan Ekraf Sikka (AKUSIKKA) dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Sikka.

Firman menegaskan, ekspor bisa memberikan efek luar biasa bagi perekonomian nasional, dan merupakan indikator majunya ekonomi sebuah negara.

Surplus neraca perdagangan menjadi cita-cita bersama, sehingga peran UMKM di perdagangan internasional harus diwujudkan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan semangat pengusaha UMKM dalam meningkatkan kualitas produk menembus pasar global serta senantiasa menjalin konsultasi dengan Bea Cukai,” ujar Firman. (mar1/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bea Cukai Bantu Cari Solusi Kendala Pelaku Usaha Lewat Kegiatan Ini


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Tim Redaksi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler