Begini Upaya Pelindo dalam Menyiapkan Regenerasi Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 13 Februari 2024 – 23:50 WIB
PT Pelabuhan Indonesia (PELINDO) berkolaborasi dengan Jakarta Utara Rumah Kita Milenial (JURK Milenial) dalam rangka penyelenggaraan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bidang pendidikan yang bertemakan "Menyiapkan Regenerasi Menuju Indonesia Emas 2045". Foto: dok Pelindo

jpnn.com, JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (PELINDO) berkolaborasi dengan Jakarta Utara Rumah Kita Milenial (JURK Milenial) dalam rangka penyelenggaraan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bidang pendidikan yang bertemakan "Menyiapkan Regenerasi Menuju Indonesia Emas 2045".

Kegiatan ini di hadiri oleh perwakilan dari PT. Pelindo, Kasudin Kesra Jakarta Utara, Kasudin Pendidikan Wilayah 1&2 l, Kepala Kantor Kementrian Agama kota Jakarta Utara dan Kepala Sekolah Swasta se Jakarta Utara.

BACA JUGA: Melalui Makassar New Port, Pelindo Turut Membangun Indonesia Timur

Dalam kegiatan yang bertemakan pendidikan ini PT. Pelindo dan JURK Milenial memfokuskan untuk penebusan ijazah untuk para siswa yang orang tuanya kesulitan untuk menebus ijazah sekolahnya.

Hal ini dilakukan agar para siswa dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang selanjutnya atau untuk mendapatkan pekerjaan.

BACA JUGA: Akhir Tahun, Pelindo Sebar Santunan untuk 2.024 Anak Yatim, UMK, dan Beasiswa

Dimas Giri selaku perwakilan PT. Pelindo menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat.

"Khususnya masyarakat Jakarta Utara yang berada di sekitaran perusahaan kami, kami menganggap bahwa ini adalah bentuk tanggung jawab sosial kita bersama untuk membantu meringankan beban untuk para orang tua siswa," kata dia di Gelanggang Remaja Jakarta Utara (GRJU), Selasa (13/2).

BACA JUGA: Pelindo Solusi Logistik & FKS Kolaborasi Perkuat Logistik Terintegrasi

Tingkat pendidikan yang rendah, ujar Dimas, menyebabkan tingginya angka kriminalitas.

Di sisi yang lain, Pelindo juga berupaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Mengingat banyak anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan, tetapi terhalang lantaran ijazah mereka ditahan karena belum melunasi tunggakan," ujar Dimas. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler