Bekraf-BNI Syariah Dorong Pelaku Usaha Garap Halal Lifestyle

Minggu, 18 Maret 2018 – 07:21 WIB
BNI Syariah. FOTO: SATRIA NUGRAHA/RADAR SURABAYA/JPNN

jpnn.com, SURABAYA - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan BNI Syariah menggelar Deureuham untuk menjaring pelaku usaha kreatif berbasis syariah.

Kompetisi itu ditujukan bagi entrepreneur ekonomi kreatif (ekraf) berbasis syariah pada tujuh sub sektor.

BACA JUGA: Akses Permodalan Industri Kreatif Masih Minim

Yaitu, aplikasi dan game, desain produk, fashion, film, animasi, dan video, fotografi, kriya, serta kuliner.

Kepala Sub Direktorat Perbankan Syariah Bekraf Yuke Sri Rahayu mengatakan, melalui Deureuham, pihaknya ingin mendorong pelaku usaha ekraf berbasis syariah untuk mendapatkan dukungan pembiayaan dari perbankan syariah.

BACA JUGA: Bisnis Keuangan Syariah Bakal Berkibar pada 2018

’’Selain itu, tujuannya menstimulasi sekaligus mengembangkan bisnis berbasis syariah,’’ kata Yuke setelah road show Deureuham di FEB Unair, Jumat (16/3).

Bekraf menilai kendala utama para pelaku ekonomi kreatif saat ini terletak pada marketing serta permodalan.

BACA JUGA: 30 Komika Ikut Final Pancasila Stand UP Comedy 2017

Nah, event Deureuham diharapkan dapat memberikan solusi bagi pelaku ekonomi kreatif masa kini.

Yuke menambahkan, saat ini yang menjadi salah satu potensi besar adalah halal lifestyle.

’’Halal lifestyle yang telah mengglobal adalah peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh entrepreneur Indonesia,’’ tutur Yuke.

Saat ini market muslim kelas menengah ke atas semakin tumbuh, baik di Indonesia maupun mancanegara.

’’Bahkan, di Jepang dan Korea pun menawarkan wisata halal. Nah, hal seperti itu merupakan sebuah potensi yang besar bagi pelaku ekonomi kreatif di Indonesia untuk mengisi market muslim,’’ ungkap Yuke.

Berdasar data Bekraf, kontribusi ekraf terhadap PDB pada 2016 mencapai Rp 922 triliun.

Lalu, pada 2017 mencapai Rp 1.000 triliun. Hal tersebut menjadi sebuah potensi yang besar untuk terus digarap.

Kepala Divisi Dana dan Transaksi BNI Syariah Rima Dwi Permatasari menyatakan, pihaknya baru pertama bekerja sama dengan Bekraf.

’’Kami sebenarnya mau memberikan pembiayaan kepada pelaku ekonomi kreatif, tapi banyak sekali rambu-rambunya kalau di perbankan. Misalnya, harus ada fix asset,’’ ucap Rima.

Hal itulah yang biasanya memberatkan pelaku ekomomi kreatif. Sisi perbankan juga sangat terpaku pada regulasi tersebut.

’’Makanya, kami membungkus kegiatan itu sebagai suatu pilot project untuk memberikan akses permodalan bagi entrepreneur,’’ kata Rima.

BNI Syariah memberikan akses permodalan Rp 10 miliar lewat event Deureuham. (car/c22/fal)

BACA ARTIKEL LAINNYA... BSM Raih Laba Bersih Rp 261 M, BNI Syariah Raup Rp 246 M


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Bekraf   BNI Syariah   syariah  

Terpopuler