Belasan Rumah Terancam Terjun ke Sungai

Kamis, 28 April 2016 – 06:35 WIB

jpnn.com - SUNGAI RUMBAI - Sekitar 18 rumah yang berada di pinggir aliran Sungai Retak, tepatnya di Desa Retak Mudik, Kecamatan Sungai Rumbai Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, terancam terjun ke sungai. 

Pasalnya, gerusan abrasi sungai di wilayah tersebut semakin mengganas. Jarak dari pinggir sungai ke rumah penduduk tersebut hanya berjarak sekitar 1 hingga 2 meter. 

BACA JUGA: Fit and Proper Test Kelar, PDIP Usung Ferry Ramli?

H Tarmidzi, tokoh masyarakat Desa Retak Mudik, dikonfirmasi Bengkulu Ekspress (Jawa Pos Group),  mengatakan, tahun 2012 lalu sekitar 6 rumah  panggung yang terbuat dari kayu terpaksa digeser ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari rumah tersebut terjun ke sungai. 

Berjalannya waktu, abrasi sungai semakin melebar dan mendekati belasan rumah warga lainnya yang berada di lokasi tersebut. 

BACA JUGA: Ckckck... Perampok Bonyok Dihajar Korbannya

Tarmidzi menyampaikan, Pemda melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mukomuko hingga pihak Balai Sungai Sumatera pernah melihat ke lokasi. Namun, belum ada realisasi apapun untuk meminimalisir abrasi semakin melebar yang mengancam rumah penduduk tersebut. 

“Paling tidak dibangun pelapis tebing dengan ketinggian 10 meter dan panjang 150 meter. Ini untuk menghindari  abrasi semakin meluas dan air sungai meluap,” ujar Mantan Anggota DPRD Kabupaten Mukomuko itu. 

BACA JUGA: Penjaringan Balonkada Terus Dipantau Petinggi Demokrat

Kepala BPBD Kabupaten Mukomuko, Ramdani SE MSi membenarkan telah melihat lokasi tersebut. Pihaknya telah menyarankan dari desa dan  kecamatan setempat menyampaikan surat secara resmi, sehingga pihaknya lebih mudah untuk menindaklanjutinya. 

“Kita sarankan desa melalui kecamatan mengusulkan secara resmi, nanti akan kita koordinasikan dengan dinas terkait hingga akan diusulkan anggarannya di APBD,” sarannya. (900/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Waduh, Belanja Modal Daerah Ini Terendah di Indonesia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler