Bencana Merapi Ganggu Persiapan Atlet

Selasa, 09 November 2010 – 09:47 WIB

JAKARTA - Musibah meletusnya Merapi tak hanya membawa derita bagi warga DI Jogjakarta (DIJ) dan Jawa Tengah (Jateng) yang menjadi korbannyaBencana alam itu juga turut mengganggu persiapan kontingen Indonesia yang akan turun di Asian Games XVI/2010.

Itu karena, banyak atlet Merah-Putih yang berasal dari DI Jogjakarta dan Jateng

BACA JUGA: Beckham Bersinar, Galaxy ke Final

Kejadian itu dikhawatirkan membuat penampilan mereka tidak maksimal, karena atlet-atlet tersebut merasa tidak tenang dengan keselamatan sanak saudaranya di kampung halaman


Dari 212 atlet proyeksi multieven yang dihelat di Guangzhou, 12-27 November itu, 22 di antaranya berasal dari DIJ dan Jawa Tengah

BACA JUGA: Ancam Coret Okto Maniani

"Kami ingin atlet dari Jogja dan Jateng merasa tenang berangkat ke Guangzhou
Karena itu, kami akan membuka posko di sana untuk mencari kabar keadaan keluarga mereka," ucap Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo di kantornya kemarin (8/11).

Dia menambahkan, 22 atlet itu akan terus dipantau

BACA JUGA: Menang Gugatan Lawan Media

Jika ada di antara mereka keluarganya terkena musibah Merapi, pihaknya akan terus mendampinginya agar mental bertanding mereka tidak merosot karena konsentrasinya terganggu karena mengkhawatirkan keadaan di rumahDi antara atlet yang keluarganya terkena dampak letusan Merapi adalah pelari jarak jauh Agus Prayogo.

Sejak Merapi mulai menunjukkan tanda-tanda erupsi sejak akhir bulan lalu, dia merasa tak bisa tenang, dan selalu menelepon ayah dan ibunya di tempat asalnya ituLalu, waktu Merapi mulai meletus, ketegannya pun kian berlipat"Alhamdulillah, rumah saya tidak kena dampak awan panas MerapiItu karena letaknya di Kota Magelang, bukan di kabupatenJadi, cukup jauh dari Merapi," paparnya

Walau demikian, seiring dengan intensitas dan volume yang kian meningkat, membuat kecemasan Agus akan keselamatan sanak saudaranya makin tinggiKarenanya, sebelum terbang ke Tiongkok, dia berniat untuk menjenguk rumahnya, sekaligus meminta doa kepada ayah-ibunya

"Kata keluarga di rumah, tebal debu sampai 2 sentimeterSaya ingin lihat keadaan mereka langsungSemoga tidak perlu sampai mengungsi," harapnyaDia mengatakan, pada letusan 2006 lalu, dia tidak perlu menyempatkan diri secara khusus pulang, karena dampaknya tidak sedahsyat sekarang

Sementara itu, di kantornya, Rita kembali menegaskan, atlet-atlet Merah-Putih siap menyumbangkan di Asian GamesPada Asian Games 2006 di Doha, Indonesia meraih 2 emas, 4 perak, dan 14 perungguPada Asian Games tahun ini, tujuh cabor dianggap berpotensi menyumbangkan emasYaitu, bulu tangkis, angkat besi, perahu naga, layar, voli pantai, boling, dan wushu(nar)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Main Sekejap, Hargreaves Cedera Lagi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler