Bentrok Antarwarga Pecah, Makin Panas, TNI-Polri Bergerak

Rabu, 13 April 2022 – 19:47 WIB
Kapolres Tual AKBP Dax Emmanuelle Samson Manuputty. (ANTARA/HO-Wartawan)

jpnn.com, AMBON - Bentrok antarwarga Ohoibun Atas dan Ohoibun Bawah, Maluku Tenggara, pecah.

Bentrokan yang melibatkan ratusan pemuda ini terjadi pada Rabu, sekitar pukul 14.30 WIT.

BACA JUGA: Jokowi ke Cirebon, Ada yang Ditunjuk

Mereka saling melemparkan batu. Belum diketahui ada tidaknya korban jiwa, polisi masih mendalami pemicu konflik tersebut.

“Ini kami bersama-sama dengan pemerintah daerah, camat, kapolsek dan juga pejabat pejabat terkait yang ada di Langgur ini untuk memanggil kedua bela pihak untuk melakukan penyelesaian,” kata Kapolres Tual AKBP Dax Emmanuelle Samson Manuputty, Rabu.

BACA JUGA: Ini yang Dilakukan WW Saat Istrinya Melayani Pria Hidung Belang di Kamar, Hhhmm

Dia mengatakan mereka akan panggil semuanya yang terlibat dalam bentrokan untuk menanyakan pokok permasalahannya di mana, sehingga menimbulkan kesalahpahaman tersebut.

“Akan kami tanyakan dulu di mana akar permasalahannya, seperti apa, sehingga ke depannya tidak ada lagi hal-hal seperti ini, tawuran antarkedua belah pihak,” ucapnya.

Dia mengaku meskipun sebelumnya juga pernah terjadi bentrokan, tetapi belum dapat diketahui apa penyebabnya, karena masih simpang siur.

“Isunya kalau ini masih simpang siur ada yang bilang dari Ohoibun atas yang mulai duluan, ada yang bilang dari Ohoibun bawah yang mulai duluan ini makanya nanti kami telusuri lebih lanjut seperti apa permasalahannya,” terangnya.

Dia menegaskan, pihak kepolisian akan bertindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku, apabila terdapat tindak pidana di dalamnya.

“Tentunya dari polres juga akan bertindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku. Kalau memang itu ada tindak pidana, kami tetap akan proses,” tegas Samson.

Dia mengimbau kepada semua masyarakat Tual, untuk bisa menahan diri dan tidak terprovokasi.

“Apalagi di sini banyak orang bersaudara semua, kenapa harus ribut. Itu hal yang harusnya tidak perlu terjadi,” katanya.

Untuk diketahui, pada saat bentrok berlangsung makin panas, Polres Tual dibantu langsung oleh pasukan dari Kodim 1503, mereka bergerak cepat melerai bentrokan tersebut.

Polisi menggunakan tameng bergerak ke tengah dua pihak yang bertikai. Tembakan gas air mata dilepas ke dua pihak untuk membubarkan massa.

Meski sudah dipukul mundur, massa dari dua pihak kembali bergerak maju untuk saling serang. Polisi kembali terpaksa melepaskan tembakan gas airmata. Massa akhirnya berhasil dipukul mundur sekira pukul 15.30. (antara/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler