Bentrokan Berdarah PP dan FBR Pecah di Ciledug, Main Bacok, 3 Orang Terluka

Sabtu, 20 November 2021 – 10:34 WIB
Ilustrasi bentrokan. Grafis: Rahayuning Putri Utami/JPNN.com

jpnn.com, CILEDUG - Bentrokan melibatkan dua organisasi masyarakat (ormas) terjadi di Jalan Raden Fatah Ciledug Tangerang, Banten, Jumat (19/11) sore kemarin.

Atas insiden ini, ada tiga orang terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

BACA JUGA: Terungkap, Beginilah Modus Ustaz IS saat Mencabuli Para Santriwati

Kapolsek Ciledug Kompol Poltar L Gaol mengatakan kedua korban tengah dalam penanganan medis.

“Saat ini masih berada di rumah sakit korbannya,” kata Poltar ketika dikonfirmasi, Sabtu (20/11).

BACA JUGA: Inilah Tampang Begal Sadis yang Kerap Beraksi di Palembang, Korban Lebih dari Satu

Diketahui kedua ormas yang bentrok adalah Pemuda Pancasila (PP) dan Forum Betawi Rempug (FBR).

Video ormas terlibat bentrok itu juga beredar di media sosial. Dalam rekaman video terlihat massa terlibat bentrok di Pasar Lembang Ciledug hingga saling lempar batu.

BACA JUGA: Detik-detik FBR dan PP Bentrok di Lenteng Agung

Dari video terlihat aparat keamanan mencoba melerai bentrokan. Namun, bentrokan itu malah makin menjadi.

Poltar L Gaol menambahkan bahwa ketiga korban luka itu diketahui dua orang dari ormas FBR dan satu orang dari ormas PP.

“Para korban dirawat di RS Sari Asih dan Medika Lestari,” tambah dia.

Insiden ini berawal saat massa PP Ciledug berkumpul di depan toko perlengkapan bayi Asoka untuk merayakan ulang tahun Ketua PP Sudimara Timur.

Saat itu Kanit Intel Polsek Ciledug Iptu Sugeng Pranoto mengimbau ketua PP untuk membubarkan diri supaya tidak terjadi gesekan dengan ormas lainnya.

Namun, Ketua PP Ciledug ketika itu sudah memastikan untuk bertanggung jawab. Massa pun kembali berputar dan kembali ke pos PP Pasar Lembang.

Sekitar pukul 17.40 WIB, di Ruko Dian Plaza Sudimara Selatan terjadi pembacokan yang membuat dua orang anggota FBR terluka.

Tindakan itu memicu bentrokan antarormas dan aparat kepolisian terpaksa turun tangan.

Saat ini polisi sudah menangkap empat orang dan dibawa ke Polres Metro Tangerang Kota untuk dimintai keterangan terkait siapa saja yang membawa senjata tajam. (cuy/jpnn)


Redaktur : Budi
Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler