Berjuang Hingga Rubber Game, Ginting Bawa Indonesia Unggul Atas China

Minggu, 17 Oktober 2021 – 19:29 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting. (BWF)

jpnn.com, AARHUS - Indonesia menghadapi China pada final Piala Thomas 2020 di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10) malam WIB.

Tim Merah Putih menurunkan Anthony Sinisuka Ginting di partai pertama melawan wakil Tiongkok, Lu Guang Zu.

BACA JUGA: Kabar Buruk Buat Indonesia, Bendera Merah Putih tak Bisa Berkibar di Final Thomas Cup

Ginting membayar lunas kepercayaan itu dengan menundukkan Lu lewat pertarungan rubber game, 18-21, 21-14, dan 21-16. 

Lu Guang Zu tampil sebagai tunggal pertama China menyusul cederanya Shi Yuqi saat laga melawan Jepang di semifinal.

BACA JUGA: Final Thomas Cup: Susunan Pemain Indonesia vs China, Kejutan di Sektor Ganda Putra

Jalannya Pertandingan

Di luar dugaan, Lu Guang Zu yang saat ini berada di peringkat 27 dunia mampu menyulitkan Ginting. Pebulu tangkis kelahiran Cimahi itu sempat tertinggal 6-8 dari Lu.

BACA JUGA: Ginting dan Jojo Beda Nasib, PBSI Merespons Begini

Kesalahan tidak perlu yang kerap dilakukan Ginting dimanfaatkan Lu untuk menutup interval pertama dengan keunggulan 11-8.

Selepas jeda, Lu langsung tampil menyerang dan berhasil unggul 13-10. Ginting sempat menyamakan skor menjadi 13-13.

Namun, Lu mendapat dua angka beruntun akibat kesalahan Ginting dan kembali unggul 15-13.

Ginting tampak masih belum lepas dari eror yang dia lakukan. Alhasil, Lu menutup gim pertama dengan skor 21-18.

Memasuki gim kedua, Ginting seakan tak mau mengulangi kesalahan yang sama. Tunggal putra peringkat lima dunia itu bisa memimpin 4-3.

Setelah itu, Ginting terlihat lebih menguasai lapangan. Lima angka beruntun berhasil didapat olehnya untuk unggul 9-3. Ginting akhirnya menutup interval kedua dengan skor 11-5.

Selepas interval, Ginting merebut dua angka untuk unggul 13-5. Variasi serangan yang diterapkan Ginting benar-benar menyulitkan Lu. 

Ginting sempat unggul jauh 14-6 sebelum akhirnya menundukkan Lu 21-14. Laga pun harus dilanjutkan menuju gim ketiga.

Lagi-lagi Ginting tampil gemilang dan langsung unggul 9-2 di set ketiga. Pebulu tangkis 25 tahun ini akhirnya menutup interval dengan skor 11-4.

Selepas jeda, Lu sempat menipiskan skor menjadi 6-11. Namun, Ginting tetap tenang dan kembali menjauh 14-9.

Smes lurus menjadi senjata ampuh Ginting karena sering menembus pertahanan Lu. Laga akhirnya ditutup dengan kemenangan Ginting 21-16.

Hasil ini membuat Indonesia untuk sementara unggul 1-0 atas China. Di partai kedua, Tim Merah Putih menurunkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardiyanto melawan wakil Negeri Tirai Bambu, He Ji Ting/Zhou Hao Dong.(mcr15/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Dhiya Muhammad El-Labib

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler