Berkunjung ke Universitas Udayana, Syarief Hasan MPR: Kami Menampung Aspirasi

Jumat, 14 Februari 2020 – 23:05 WIB
Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan bertemu Wakil Rektor Bidang kerja sama dan Informasi Universitas Udayana Prof. Dr. Ida Bagus Wyasa Putra di Gedung Rektorat Universitas Udayana, Bali, Jumat (14/2). Foto: Humas MPR

jpnn.com, DENPASAR - Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan memastikan perubahan terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) akan dilakukan dengan cara yang tepat. Bukan hanya menggunakan pendekatan kajian, tetapi juga kontempelasi berbagai masalah yang ada di sekitarnya. Termasuk menggunakan dasar hukum yang tepat, seperti ketetapan MPR.

Selain itu, perubahan terhadap UUD NRI Tahun 1945, akan terus dikawal dan dijaga agar tidak dilakukan, semata karena keinginan partai politik saja. Tetapi juga sesuai keinginan seluruh rakyat Indonesia. Karena itulah, Syarief Hasan mengaku akan terus melakukan silaturahmi dan menampung aspirasi dari daerah. Termasuk perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

BACA JUGA: Ketua BPIP Sebut Agama Musuh Terbesar Pancasila, Begini Respons Syarief Hasan

“Kunjungan saya ke Bali ini jadi bukti, bahwa kami berusaha menampung aspirasi masyarakat,” kata Syarief Hasan menambahkan.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan usai bertemu Wakil Rektor Bidang kerja sama dan Informasi Universitas Udayana Prof. Dr. Ida Bagus Wyasa Putra beserta para dosen Fakultas Hukum, Fisip, dan Kewarganegaraan. Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung Rektorat Universitas Udayana, Bali, Jumat (14/2).

BACA JUGA: Wakil Ketua MPR Syarief Hasan Minta Masukan Gubernur Bali soal Amendemen UUD 1945

Dalam pertemuan tersebut, para dosen juga meminta pimpinan MPR tidak perlu takut dalam melaksanakan amendemen terhadap UUD NRI Tahun 1945. Karena amandemen yang akan dilakukan berfungsi untuk menyempurnakan UUD yang sudah ada. Apalagi, seperti yang dulu disampaikan sendiri oleh Bung Karno, bahwa konstitusi yang sekarang, itu ada, dibuat pada saat yang darurat. Karena itu, perubahan yang dilakukan harus bersifat penyempurnaan.

"Kawan-kawan Udayana juga menyatakan kesiapannya untuk ikut melakukan kajian yang sifatnya penyempurnaan. Karena itu, MPR tidak perlu takut melakukan perubahan. Bahkan perubahan yang akan dilakukan jangan dibatasi, dan jangan takut seolah-olah akan membuka kotak Pandora," kata Syarief Hasan menambahkan.

BACA JUGA: DPR Minta Penjagaan Pintu Masuk RI Diperketat

Sebelumnya Wakil Rektor Bidang kerja sama dan Informasi Universitas Udayana Prof. Dr. Ida Bagus Wyasa Putra menyambut baik kehadiran Wakil Ketua MPR di kampusnya.

Menurut Ida Bagus Wyasa, kehadiran Syarief Hasan merupakan kedatangan Wakil Ketua MPR yang pertama datang ke Udayana. Oleh karena itu, pihaknya sangat menghargai dan memberi apresiasi yang tinggi atas kehadiran Syarief Hasan. Apalagi, dalam kunjungan tersebut Wakil Ketua MPR melakukan dialog dan menyerap aspirasi terkait wacana perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.(jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler